Virus Corona

Hingga Terpaksa Makan Tikus, Begini Nasib TKI Ilegal Indonesia di Tengah Lockdown di Malaysia

Sejumlah pekerja migran ilegal asal Indonesia mengalami nasib memilukan di tengah kebijakan lockdown oleh Pemerintah Malaysia.

(P3WNI Malaysia)
Pekerja migran asal Indonesia di Malaysia berharap bantuan pemerintah, Kamis (26/3/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Sejumlah pekerja migran ilegal asal Indonesia mengalami nasib memilukan di tengah kebijakan lockdown yang dilakukan Pemerintah Malaysia akibat pandemi Covid-19 atau Virus Corona.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang pekerja migran resmi yang bekerja di sebuah pertambangan batu di Sarawak, Malaysia, Mujianto.

Pria asal Blitar, Jawa Timur, itu menceritakan nasib pilu yang dialami migran ilegal di Malaysia.

Sejak pemberlakuan kebijakan tersebut, para migran ilegal yang bekerja di Negeri Jiran tak mendapat gaji penuh dari para majikannya.

UPDATE Corona 7 April: Dari 1,34 Juta Orang Terinfeksi Covid-19, 286.234 Orang Sembuh

Bahkan, di antara mereka terpaksa makan tikus setiap harinya.

Hal itu yang dirasakan salah seorang teman Mujianto yang merupakan pekerja migran ilegal asal Flores, NTT.

Foto tikus sedang dibakar di atas panggangan seadanya dikirim Mujianto ke Kompas.com.

Mujianto mengatakan, itu dilakukan untuk menutupi kebutuhan makan setiap hari karena tidak adanya pendapatan penuh yang mereka terima.

"Sampai ada yang seperti ini, Mas, keadaan teman di Sarawak untuk mengurangi biaya belanja," ujar Mujianto ketika dihubungi, Selasa (7/4/2020).

Mujianto mengungkapkan, rata-rata para pekerja migran ilegal yang tak mendapat upah penuh bekerja di sektor informal.

Di mana gaji harian menjadi sumber pemasukan utama mereka.

Halaman
123
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved