Breaking News:

Virus Corona

RS di Mumbai India Tak Lagi Terima Pasien Virus Corona, 300 Tenaga Medis Dikarantina

Sebuah rumah sakit swasta di Mumbai, India dikabarkan telah ditutup untuk pasien Covid-19 baru.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
YONHAP/AFP
Ilustrasi - Para pekerja medis yang mengenakan alat pelindung memindahkan seorang suspect pasien virus korona (C) ke rumah sakit lain dari Rumah Sakit Daenam di mana total 16 infeksi sekarang telah diidentifikasi dengan virus corona COVID-19, di daerah Cheongdo dekat kota tenggara Daegu pada 21 Februari 2020 Kasus coronavirus Korea Selatan hampir dua kali lipat pada 21 Februari, naik di atas 200 dan menjadikannya negara yang paling parah terkena dampak di luar China ketika jumlah infeksi yang terkait dengan sekte keagamaan meningkat. 

TRIBUNPAPUA.COM - Sebuah rumah sakit swasta di Mumbai, India dikabarkan telah ditutup untuk pasien Covid-19 baru.

Pihak rumah sakit menyatakan zona isolasi untuk Virus Corona pada Senin (6/4/2020).

Pejabat berwenang mengatakan, ada 26 perawat dan tiga dokter yang dinyatakan positif mengidap Covid-19.

Dilansir Straits Times, sejak Virus Corona merebak di India, negara tersebut telah melakukan lockdown pada 25 Maret 2020.

Tercatat lebih dari 100 kematian akibat Virus Corona dikonfirmasi sejauh ini.

Secara terpisah, para pekerja medis mulai mengeluhkan kurangnya alat pelindung diri yang memadai.

 

ILUSTRASI - Beginilah Praktik Social Distancing di India Pasca Lockdown
ILUSTRASI - Beginilah Praktik Social Distancing di India Pasca Lockdown (Twitter Kiran Bedi via India Today)

Usul Pemprov DKI soal PSBB Disetujui Menkes: Anies Baswedan Silakan Mengatur

Tiga Ratus Staf Dikarantina dan Rumah Sakit Ditutup

Lebih jauh, Juru bicara otoritas Mumbai, Vijay Khabale-Patil angkat bicara kepada kantor berita AFP.

Khabeli-Patil mengatakan, setelah kasus dikonfirmasi, Rumah Sakit Wockhardt telah dinyatakan sebagai zona isolasi.

"Tiga ratus staf telah dikarantina dan rumah sakit ditutup," paparnya.

 

ILUSTRASI - Sejumlah tenaga medis berfoto bersama di RS Cremona, Lombardy, tenggara Milan, Jumat (13/3/2020). Italia adalah negara dengan tingkat pandemi virus corona tertinggi di dunia mengalahkan Cina, dengan jumlah kasus positif di atas 85 ribu jiwa dan lebih dari 9 ribu orang meninggal dunia hingga 29 Maret 2020. Ganasnya penyebaran Covid-19 di Italia membuat tenaga medis yang terbatas mulai kewalahan. AFP/PAOLO MIRANDA
ILUSTRASI - Sejumlah tenaga medis berfoto bersama di RS Cremona, Lombardy, tenggara Milan, Jumat (13/3/2020). Italia adalah negara dengan tingkat pandemi virus corona tertinggi di dunia mengalahkan Cina, dengan jumlah kasus positif di atas 85 ribu jiwa dan lebih dari 9 ribu orang meninggal dunia hingga 29 Maret 2020. Ganasnya penyebaran Covid-19 di Italia membuat tenaga medis yang terbatas mulai kewalahan. AFP/PAOLO MIRANDA (AFP/PAOLO MIRANDA)
Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved