Breaking News:

Virus Corona

Nekat Makan Bersama saat Ada yang Terinfeksi, 40 Tenaga Medis Magang di Jepang Positif Virus Corona

Sebanyak 18 tenaga medis pemagang Rumah Sakit Universitas Keio di Shinjuku Tokyo positif terinfeksi Virus Corona.

Foto Bunshun
Rumah sakit Universitas Keio di Shinjuku Tokyo. 

Namun, ia membalik perkataannya saat melihat lonjakan kasus Covid-19 di "Negeri Sakura" dalam beberapa hari terakhir.

Dalam undang-undang yang direvisi pada Maret dan mencakup Virus Corona, perdana menteri dapat menyatakan keadaan darurat jika penyakit itu menimbulkan "bahaya besar" bagi kehidupan.

Selain itu, juga apabila berdampak besar pada perekonomian. Virus Corona telah meningkatkan risiko resesi di Jepang.

Kebijakan ini membuat para gubernur memiliki wewenang untuk meminta warga tetap di rumah dan menutup tempat usaha.

Akan tetapi, Jepang menegaskan tidak menerapkan lockdown seperti di negara-negara lain.

Tekanan telah meningkat bagi Abe untuk mengeluarkan deklarasi itu, antara lain Gubernur Tokyo Yuriko Koike dan Asosiasi Medis Jepang yang gencar menyerukannya.

 Lahan 1 Hektar Ini Dihibahkan untuk Makam Korban Virus Corona, dari Pengusaha Tasikmalaya

Pada Minggu (5/4/2020), jumlah kasus Virus Corona di Jepang mencapai 4.563, termasuk sekitar 700 kasus di kapal pesiar Diamond Princess.

Total korban meninggal di Jepang 85 orang, sedangkan pasien sembuh 575 orang menurut penghitungan Worldometers. (Tribunnews.com)(Kompas.com/ Aditya Jaya Iswara)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 18 Tenaga Medis Pemagang RS di Jepang Terinfeksi Covid-19 Setelah Makan Malam Bersama 40 Orang dan di Kompas.com dengan judul "BREAKING NEWS: Jepang Umumkan Darurat Nasional Terkait Virus Corona"

Editor: mohamad yoenus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved