3 Jenazah Korban Bentrokan TNI-Polri di Mamberamo Raya Telah Dievakuasi ke RS Bhayangkara Jayapura

Sebanyak tiga jenazah anggota Polres Mamberamo Raya yang meninggal akibat bentrokan antara TNI dan Polri tiba di Jayapura.

Tribunnews.com
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw meminta masyarakat tidak lagi eksodus meninggalkan Wamena, dan bagi yang sudah mengungsi untuk kembali. Karena situasi Wamena serta Jayawijaya secara umum sudah kondusif. 

TRIBUNPAPUA.COM - Sebanyak tiga jenazah anggota Polres Mamberamo Raya yang meninggal akibat bentrokan antara TNI dan Polri tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua, Kota Jayapura, Minggu (12/4/2020) petang.

Jenazah Briptu Marselino Rumaikewi, Briptu Alexander Ndun, dan Bripda Yosias dievakuasi menggunakan helikopter milik TNI Angkatan Darat.

Sementara dua korban luka, Bripka Alva Titaley dan Brigpol Robert Marien divakuasi menggunakan pesawat Cessna Caravan seri CA- 208 milik maskapai Sam Air.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menyanyangkan bentrokan tersebut.

Tim Gabungan Diterjunkan untuk Usut Bentrok TNI-Polri di Papua, Pangdam Turun Tangan

Ia berjanji akan mengusut tuntas kasus ini. Paulus dan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Hermas Asaribab telah menurunkan tim untuk mengungkap insiden itu.

“Kita sesalkan, dan prihatin dengan kejadian ini. Semua sudah terjadi sehingga kita akan lakukan sesuai dengan protap masing-masing," kata Paulus, di Base Ops Lanud Silas Papare, Minggu petang.

Bentrokan antara oknum TNI dan Polri terjadi di Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, pada Minggu, sekitar pukul 07.40 WIT.

Bentrokan itu melibatkan oknum anggota Satgas Pamrahwan Yonif 755/20/3-Kostrad dengan anggota Polres Mamberamo Raya, di Jalan Pemda I, Kampung Kasonaweja, Distrik Mamberamo Tengah.

Bentrok TNI dengan Polisi di Papua, Pangdam Bakal Tindak Tegas Prajuritnya jika Terbukti Bersalah

Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, pertikaian itu terjadi karena salah paham.

Akibat pertikaian itu, tiga polisi meninggal. Dua polisi lain menderita luka tembak.

"Akibat kesalahpahaman antara oknum anggota TNI dan anggota Polres Mamberamo Raya, tiga orang anggota Polri meninggal dunia dan dan orang mengalami luka tembak," kata Kamal dalam keterangan tertulisnya, Minggu siang.

(Kompas.com/Irsul Panca Aditra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Korban Bentrokan TNI-Polri di Mamberamo Raya Telah Dievakuasi ke Jayapura

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved