Breaking News:

Virus Corona

Diduga Sembunyikan Pasien Virus Corona, 92 Pasien di Rumah Sakit di Tokyo Jepang Terinfeksi Covid-19

Kejadian mengerikan terjadi di rumah sakit di Tokyo saat Virus Corona mewabah. Akibatnya 92 orang jadi korban terinfeksi Covid-19.

(AFP/STR/CHINA OUT)
Ilustrasi - Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 melakukan tes tekanan darah saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru. 

TRIBUNPAPUA.COM - Kejadian mengerikan terjadi di rumah sakit di Tokyo saat Virus Corona mewabah.

Hal ini karena adanya rumah sakit di Tokyo diduga telah menyembunyikan orang yang terinfeksi Virus Corona.

Akibatnya 92 orang jadi korban terinfeksi Covid-19.

"Ada yang menyembunyikan penderita Corona di dalam rumah sakit, makanya jumlah pasien Corona meledak menjadi 92 orang," ungkap sumber Tribunnews.com, Minggu (12/4/2020).

Pemerintah Metropolitan Tokyo mengumumkan, Minggu (12/4/2020) kemarin bahwa total 87 dokter dan pasien rawat inap terinfeksi Virus Corona di Rumah Sakit Nakano Ekoda di Nakano-ku, Tokyo.

Di Rumah sakit itu ditemukan telah terinfeksi lima pasien rawat inap bulan ini, namun kemudian langsung melonjak jadi 91 orang kemarin.

Pemerintah Metropolitan menganggap bahwa sangat mungkin terjadi cluster (populasi yang terinfeksi) akibat infeksi yang didapat di dalam rumah sakit, dan sedang melakukan investigasi bekerjasama dengan National Institute of Infectious Diseases dan pihak lainnya.

Menurut Pemda Tokyo, pada 1 April seorang dokter rumah sakit melaporkan ke pusat kesehatan bahwa ada "pasien dengan gejala demam."

Ahli Ungkap 2 Hal Besar yang Bisa Cegah Potensi Indonesia Jadi Episentrum Virus Corona

Sekitar 130 bus raksasa Hato menganggur di pool akibat dampak penyebaran virus Corona, tidak ada kegiatan pengantaran pelayanan bus pariwisata di Jepang.
Sekitar 130 bus raksasa Hato menganggur di pool akibat dampak penyebaran virus Corona, tidak ada kegiatan pengantaran pelayanan bus pariwisata di Jepang. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Pemeriksaan mengungkapkan infeksi pada 5 pasien rawat inap pada tanggal 4 April.

Kemudian pemeriksaan dilakukan kepada sekitar 100 pasien rawat inap, dokter, perawat, dan staf rumah sakit memastikan 87 infeksi pada tanggal 12 April kemarin terinfeksi positif.

Pihak pemda sedang memeriksa apakah ada orang yang meninggal atau sakit parah.

Sebagian besar pasien rawat inap adalah lansia, dan sebagian besar orang yang terinfeksi masih di rumah sakit.

Pemerintah Metropolitan telah melakukan inspeksi di tempat pada tanggal 7 April berdasarkan Hukum Medis, memeriksa rute infeksi dan penyebaran.

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved