Papua Alami Kendala untuk Akses Program "Belajar dari Rumah" TVRI, Ada 3 Hal yang Dihadapi

Kemendikbud menggelar program "belajar dari rumah" dengan menggunakan TVRI sebagai medianya, mulai hari ini, Senin (13/4/2020).

(DOK.Laman Kemdikbud)
Tangkapan layar Belajar dari Rumah yang disiarkan TVRI. 

TRIBUNPAPUA.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar program "belajar dari rumah" dengan menggunakan TVRI sebagai medianya, mulai hari ini, Senin (13/4/2020).

Program tersebut dibuat setelah pemerintah menerapkan pembatasan sosial karena masalah pandemik Covid-19.

Namun, untuk di Papua, penerapan program tersebut belum maksimal karena tiga kendala.

"Pertama, teman-teman TVRI harus bisa tanggap agar siaran ini bisa diakses di seluruh pedalaman Papua, mau pakai sinyalkah antena kah, itu urusan mereka," ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Christian Sohilait saat ditemui di Jayapura, Senin.

Kedua, untuk bisa mengakses siaran TVRI melalui metode streaming, maka diperlukan jaringan telekomunikasi yang mumpuni.

Bentrok TNI-Polri di Papua Tewaskan 3 Polisi, Pangdam Cenderawasih: Kami Memohon Maaf

Dalam hal ini ia menyebut PT Telkom sebagai pihak yang paling berperan untuk menghadirkan layanan data di seluruh pelosok Papua.

"Telkom, yang mana kita perlukan agar bisa menonton TV secara streaming di HP. Untuk itu teman-teman Telkom harus bisa mendorong hal itu," kata Sohilait.

Kendala terakhir adalah sedikitnya pilihan stasiun televisi yang menyuarakan program belajar dari rumah.

Sohilait memandang seharusnya siaran tersebut tidak hanya tayang di TVRI, tetapi juga di tv swasta yang jumlahnya cukup banyak.

Hal ini ia anggap bisa membuat siswa lebih tertarik mengikuti program tersebut selama masa pandemik Covid-19.

"TV swasta harus juga bisa ikut berperan aktif dalam penyiaran dunia pendidikan. Kami tidak ingin anak-anak kami menjadi bodoh," kata dia.

Jadwal dan Link Live Streaming Program Kemendikbud Belajar dari Rumah di TVRI

Sohilait tengah berusaha agar siswa yang tidak bisa mengakses siaran TVRI, tetapi di daerahnya terdapat jaringan telekomunikasi, untuk mendapat bantuan tablet.

Keterbatasan anggaran tidak menjadi halangan karena ia meyakini banyak pihak yang akan membantu.

"Kami juga melakukan lobi kepada lembaga pemerintah di tingkat pusat, baik itu BUMN. Paling tidak kita dapat bantu itu beberapa hal saja, seperti radio kecil dan dibagi dalan jumlah yang banyak. Kalau pun tidak bisa, kita dapat tablet saja," kata Sohilait.

(Kompas.com/  Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini 3 Kendala Program "Belajar dari Rumah" TVRI yang Dihadapi di Papua "

Tags
Papua
TVRI
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved