Breaking News:

Virus Corona

Sempat Simpang Siur, Gubernur DKI Anies Baswedan Pastikan Ojol Dilarang Angkut Penumpang Selama PSBB

Simpang siur aturan terkait aktivitas driver ojol selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta akhirnya menemui titik terang.

gani kurniawan/tribun jabar
ILUSTRASI - ojol mengangku penumpang 

TRIBUNPAPUA.COM - Simpang siur aturan terkait aktivitas driver ojol selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta akhirnya menemui titik terang.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan driver ojol dilarang mengangkut penumpang.

Hal tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9/2020 tentang pelaksanaan PSBB.

"Terkait aturan ojek atau kendaraan bermotor roda dua, kita tetap merujuk kepada Permenkes terkait PSBB dan rujukan Pergub memang kebijakan PSBB dari Kemenkes," ucapnya, Senin (13/4/2020) malam.

Ini berarti, Anies mengacuhkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) nomor 18/2020 yang dibuat oleh pelaksana tugas (Plt) Menhub Luhut Binsar Panjaitan.

4 Jenis Pelanggaran yang Bakal Ditindak Polisi saat PSBB, Termasuk Pengendara yang Tak Pakai Masker

Dalam peraturan itu disebutkan bahwa ojol boleh membawa penumpang dengan beberapa persyaratan khusus.

"Kita akan meneruskan kebijakan bahwa kendaraan bermotor roda dua bisa mengangkut barang secara aplikasi, tapi tidak untuk mengangkut penumpang," ujarnya.

Sementara itu, bagi masyarakat umum tetap diperbolehkan berboncengan saat menggunakan sepeda motor.

Namun, syaratnya pengendara dan pembonceng harus satu tujuan dan satu alamat sesuai KTP.

Polri Ingatkan Ada Sanksi Hukum bagi Pihak yang Menghalangi Pemakaman Jenazah Pasien Corona

"Kalau dia berasal dari rumah yang sama dengan alamat KTP yang sama, bepergian bersama-sama tidak masalah," kata Anies di Balai Kota DKI.

Anies berasalan, pengecualian ini dibuat lantaran risiko penularan Covid-19 lebih tinggi jika ojol diizinkan mengangkut penumpang.

"Potensi penularannya tinggi kalau motor digunakan untuk mengangkut penumpang aebagai kegiatan usaha," tuturnya.

Mantan rektor Universitas Paramadina ini menegaskan, peraturan bakal segera ditegak oleh pihaknya, bekerja sama dengan unsur TNI-Polri.

"Jadi ini yang akan kita tegakan. Jajaran kepolisian, Pemprov DKI, dan TNI akan sama-sama nanti mengintensifkan razia," ucapnya. (TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Anies Baswedan Pastikan Ojol Dilarang Angkut Penumpang Selama PSBB

Editor: Astini Mega Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved