Breaking News:

Virus Corona

Anies Sebut Pemakaman dengan Protap Covid-19 di DKI Capai 987: Kurva Kasus Corona Kini Bentuknya 'J'

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan korban Virus Corona di Ibu Kota terus bertambah.

TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpidato pada acara Awarding Night Padmamitra+ Awards 2019 di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2019). Padmamitra Awards merupakan penghargaan pemerintah terhadap badan usaha yang telah menyelenggarakan CSR di bidang kesejahteraan sosial. 

Selain itu tren ini juga sudah terjadi di Indonesia, sejak 3 Maret 2020 hingga 14 April 2020 angka tren penyebaran Covid-19 mengalami kenaikan.

Data per 14 April 2020 sudah ada 4.839 kasus positif dengan kematian 459 kasus.

Sedangkan tren penyebaran Covid-19 sendiri di DKI Jakarta juga telah membentuk indek kurva huruf J karena terus mengalami kenaikan.

Data per 14 April 2020 sudah ada 2.349 kasus positif di DKI dan pasien Virus Corona meninggal di Jakarta 243 orang.

"Ini contoh kasus Jakarta, kasus positifnya lompat yang kami buat setiap minggu, dari 7 jadi 90 kasus, 300 kasus, 600, 1.000, 2.000 setiap seminggu sekali," katanya.

Data dari Dinas Pertamanan dan Kehutanan Pemprov DKI Jakarta menunjukan sejak 6 Maret 2020 hingga 12 April 220 pemulasaran dan pemakaman jenazah dengan kategori penyakit menular dan dengan protap Covid-19 terdapat 926.

"Minggu pertama di tanggal 8 Maret 2020 itu baru 1, 15 Maret sudah menjadi 6, 22 Maret ada 64, 29 Maret 293, 5 April 596, selanjutnya jadi 926," katanya.

Bahkan menurutnya rata-rata pemakaman di DKI per bulan di tahun 2019 itu berada diangka 2.745.

Namun di bulan Maret 2020 rata rata pemakaman mengalami kenaikan hingga 4.377. Angka kematian ini, tidak semuanya disebabkan Covid-19.

Anies juga menyinggung mengenai angka Covid-19 di Italia, saat angka kasus Covid-19 pada 21 Februari 2020 sebanyak 21 kasus dan 1 orang meninggal dunia, sementara pada 1 April 2020 naik menjadi 12 ribu kasus.

Soal Kemungkinan Pasien Corona yang Sembuh Terinfeksi Kembali, WHO: Kami Tak Memiliki Jawaban

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved