Virus Corona

Petugas Medis Ungkap Khawatirnya saat Tahu Pasien Positif Corona atau Tidak: Syok Luar Biasa

Saat ada pengumuman seorang warga Solo terkonfirmasi positif Virus Corona (Covid-19) begitu membekas di benaknya.

(AFP/PAOLO MIRANDA)
Sekelompok perawat mengenakan pakaian pelindung diri saat pergantian shift mereka di Rumah Sakit Cremona, tenggara Milan, Lombardy, Italia, Kamis (12/3/2020). Selama diberlakukannya lockdown di Italia terkait meledaknya penyebaran virus corona di negara tersebut, sosok para tenaga medis banjir dukungan atas dedikasi mereka yang menjadi pahlawan dalam menangani serbuan pasien corona. 

TRIBUNPAPUA.COM - Saat ada pengumuman seorang warga Solo terkonfirmasi positif Virus Corona (Covid-19) begitu membekas di benaknya.

Bagaimana tidak, pasien itu sempat dirawat di rumah sakit tempatnya bekerja sebelum dirujuk ke rumah sakit rujukan lain daerah Kota Solo.

NN, bukan nama sebenarnya, seorang perawat mengaku terkejut saat mendengar kabar duka pasien tersebut.

"Waktu itu saya ingat ketika media heboh memberitakan pasien yang positif Covid-19 dan meninggalnya pasien yang dirawat di rumah sakit rujukan," kata dia kepada TribunSolo.com, Minggu (26/4/2020).

Sedang Dikarantina di Sekolah karena Covid-19, Wanita Ini Justru Diperkosa 3 Orang Pria

"Sebelumnya, dari rumah sakit tempat saya bekerja,"

"Pastinya syok luar biasa karena identitas pasien mana tidak tahu hanya bertanya-tanya pasien yang mana, sempat merawat atau tidak," imbuhnya membeberkan.

Setelah kejadian itu, proses skrinning riwayat kontak dengan pasien dilakukan terhadap tenaga medis maupun non medis rumah sakit tempatnya bekerja.

Mereka yang sempat kontak kemudian harus dikarantina selama 14 hari guna meminimalisir penyebaran Virus Corona.

Dua Anggota Polisi Harus Jalani Karantina, Sempat Kontak Dekat dengan Polisi yang Positif Corona

Beruntungnya, ia tidak termasuk dalam hitungan yang menjalani karantina tersebut.

Meski begitu, rasa kekhawatiran tetap menjangkitinya sebelum akhirnya kabar jika pasien itu tidak dirawat di posnya bekerja muncul.

Kabar tersebut perlahan mulai mengusir rasa kekhawatiran dalam benaknya dan membuatnya sedikit lega.

"Lega meski khawatir dengan keadaan teman-teman yang menjalani karantina juga," tutur dia.

Tak berselang lama, rumah sakit tempatnya bekerja kembali mendapat seorang pasien yang memiliki gejala Covid-19.

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved