Breaking News:

Virus Corona

6 Gejala Baru Virus Corona, Nyeri Otot, Sakit Kepala hingga Tak Bisa Mencium Bau

Gejala-gejala baru dari pasien terinfeksi Corona bermunculan. CDC menambahkan 6 gejala baru untuk Covid-19.

(Xinhua via SCMP)
Seorang relawan komunitas mengecek suhu tubuh seorang perempuan di Paviliun Yellow Crane di Wuhan, China, pada Jumat (7/2/2020). Wabah virus corona dilaporkan mewabah di China sejak Desember 2019. 

TRIBUNPAPUA.COM - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS mengonfirmasi enam gejala Covid-19, penyakit yang disebabkan Virus Corona SARS-CoV-2.

Salah satu kesulitan dalam mengendalikan pandemi Covid-19 adalah gejala yang tidak jelas dan beragam yang ditunjukkan oleh pasien terinfeksi.

Dengan masa inkubasi sekitar lima hari, orang yang terinfeksi Virus Corona bisa menularkan penyakit ke orang lain, jauh sebelum mereka menyadari terinfeksi dan menunjukkan gejala.

Selain Corona, Achmad Yurianto Ingatkan Masyarakat untul Waspadai Demam Berdarah

 

Kondisi kesehatan orang yang terinfeksi corona bisa berbeda satu dengan yang lain. Bisa saja pasien positif Covid-19 mengalami pneumonia atau peradangan paru-paru akut, sementara yang lain tidak menunjukkan gejala sama sekali.

Hal inilah yang membuat identifikasi Virus Corona sangat sulit.

Sebelumnya disebutkan gejala utama Covid-19 adalah demam, batuk, dan sesak napas.

Ketika pandemi terus berlangsung, gejala-gejala baru dari pasien terinfeksi bermunculan. Hal inilah yang membuat CDC menambahkan enam gejala baru untuk Covid-19.

 

Enam gejala baru itu meliputi:

  • Panas dingin
  • Badan gemetar berulang kali disertai menggigil
  • Nyeri otot
  • Sakit kepala
  • Sakit tenggorokan
  • Kehilangan kemampuan mencium bau dan mengecap rasa

Dilansir IFL Science, Senin (27/4/2020), enam gejala baru itu merupakan indikator penting dalam pemeriksaan Covid-19, selain tiga gejala lain (demam, batuk, dan sesak napas) yang sudah dikenal sebelumnya.

Gejala lain yang telah dikaitkan dengan penyakit ini termasuk diare, ruam pada kulit dan kelelahan, serta gejala yang biasa dialami selama musim demam seperti pilek dan mata merah, sehingga sulit untuk membedakan antara keduanya.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved