Breaking News:

Virus Corona

Soroti Kondisi Jakarta Jika Corona Berakhir, Sandiaga Uno: Bentuk Baru setelah Keadaan Normal

Rutinitas kehidupan masyarakat Indonesia telah banyak berubah semenjak pandemi Virus Corona (Covid-19) menyebar.

Instagram @sandiuno
Sandiaga Uno 

"Banyak orang berolahraga untuk memastikan kesehatan mereka," imbuhnya.

Macet Jakarta Berkurang

Selanjutnya Sandi memprediksi bagaimana kemacetan di Jakarta akan berkurang.

Ia mengatakan orang-orang di Jakarta akan mulai lebih memilih untuk bekerja di rumah untuk menghindari kemacetan.

"Saya rasa kemacetan di Jakarta akan berkurang karena orang mulai sadar lebih efisien bekerja dari rumah," jelas dia.

Sandi menggambarkan bagaimana lingkungan hidup di Jakarta akan membaik setelah pandemi Covid-19 berakhir.

"Anda melihat awan di Jakarta terlihat lebih indah. Inilah bentuk baru setelah keadaan normal," ucap Sandi.

Sejumlah kendaraan melintas di jalan tol Cawang, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2020). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut, terjadi penurunan arus lalu lintas atau traffick jalan tol di tiga wilayah jalan tol, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat (Jabar), dan Banten, berkisar 42 persen sampai dengan 60 persen, sebagai dampak dari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tribunnews/Jeprima
Sejumlah kendaraan melintas di jalan tol Cawang, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2020). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut, terjadi penurunan arus lalu lintas atau traffick jalan tol di tiga wilayah jalan tol, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat (Jabar), dan Banten, berkisar 42 persen sampai dengan 60 persen, sebagai dampak dari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

Lolos Daftar Kartu Prakerja dengan Mudah, Pemegang Saham Perusahaan: Log In, Ada Saldo Rp 1 Juta

Keamanan Dunia Maya

Terakhir Sandi menyoroti dari sisi keamanan digital.

Awalnya ia bercerita tentang Zoom Bombing, yakni fenomena dimana ada pihak tak bertanggung jawab yang meretas data seseorang ketika sedang melakukan teleconference lewat aplikasi Zoom.

"Jika Anda tidak asing dengan Zoom Bombing, terdapat seseorang masuk dalam sesi Zoom Anda melakukan hal-hal konyol atau atau mencuri data Anda yang sedang diperlihatkan dalam pertemuan tersebut," papar Sandi.

Halaman
123
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved