Virus Corona di Papua

Update Virus Corona di Papua dan Papua Barat, Wagub Papua Barat Minta Warga Tak Resisten

Berdasarkan update Senin (4/5/2020) pukul 10.00 WIB, kasus Covid-19 di Papua hingga kini totalnya menjadi 240 kasus.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi Virus Corona Covid-19 

TRIBUNPAPUA.COM - Berdasarkan update Senin (4/5/2020) pukul 10.00 WIB, kasus Covid-19 di Papua hingga kini totalnya menjadi 240 kasus.

Untuk korban meninggal di Papua ada 6 orang, sedangkan 48 orang dinyatakan sembuh.

Dan di provinsi Papua Barat terdapat 43 kasus dan satu orang dinyatakan sembuh.

Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat Mohammad Lakotani mengimbau warganya tidak resisten terhadap upaya penanganan Virus Corona jenis barru penyebab Covid-19 yang dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di daerah tersebut, khususnya dalam hal pemakaman atas pasien yang meninggal.

"Masyarakat tidak perlu ragu dan khawatir terhadap upaya penanganan yang dilakukan Gugus Tugas karena sudah ada protokol kesehatan dalam penanganan Covid-19 yang berlaku secara nasional bahkan global," katanya di Manokwari, Minggu.

Soal Pegawai Pabrik Rokok Sampoerna yang Positif Corona, Riwayatnya Kerap Masuk Pasar di Surabaya

Ia menjelaskan protokol tersebut sudah mempertimbangkan keselamatan warga sekitar, termasuk tim medis yang menangani pasien, baik yang terjangkit maupun yang meninggal.

Dirinya bersyukur dengan jumlah kasus positif yang kini sebanyak 43 orang, di mana angka kematian di Papua Barat masih relatif kecil.

Pemprov berharap ke depan tidak ada aksi penolakan warga terhadap upaya pemakaman korban pandemi Covid-19 di lingkungan masing-masing.

"Lagi pula pemakaman pasien Covid-19 dilakukan oleh tim yang sudah ditunjuk dengan menerapkan standar operasional prosedur (SOP). Virus juga tidak akan menular dari dalam kubur ke permukiman masyarakat," katanya menegaskan.

Saat ini, kata Wagub, baru Kota Sorong dan Kabpoaten Teluk Wondama yang mempersiapkan lahan khusus sebagai lokasi pemakaman korban Covid-19. Pemerintah kabupaten lain pun menurutnya sudah melakukan langkah antisipasi.

"Tapi kita berharap, mudah-mudahan semua pasien Covid-19 di Papua Barat sembuh. Kami juga terus mengimbau masyarakat meningkatkan imunitas tubuh dengan berolah raga dan istirahat yang cukup, di samping terus menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Fakta Kasus Bayi 40 Hari PDP Corona Meninggal setelah Sesak Napas, Ternyata Sempat Diajak ke Hajatan

Ia menambahkan bahwa pemerintah pusat hingga daerah telah bekerja maksimal dalam mencegah dan menangani Covid-19, termasuk penanganan dampak pandemi tersebut.

"Pemerintah memberi perhatian sangat serius terhadap penanganan Covid-19, maka kami pun berharap masyarakat turut bersinergi dengan mendukung upaya yang sudah pemerintah lakukan," demikian Mohammad Lakotani.

(TribunPapua.com) (Antaranews.com)

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved