Fakta Satu Keluarga di Solo Hidup di Becak Sewaan, Ternyata Perantauan hingga Tolak Dipulangkan

Keluarga asal Desa Asemrudung memilih hidup dengan cara menggelandang dan berpindah-pindah tempat di Solo dengan becak sewaannya.

(KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)
Becak sewaan yang digunakan Dul bersama istri dan anaknya berusia 13 bulan tidur di kawasan Jalan Adi Sucipto Karangasem, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (6/5/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Keluarga asal Desa Asemrudung, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah merantau ke Solo, Jawa Tengah beberapa waktu silam.

Sang suami Dul Rohmat (30), istrinya Fatimah (33) dan anaknya berusia 13 bulan bernama Dafa sehari-hari tinggal dan tidur di becak sejak sebulan.

Mereka memilih hidup dengan cara menggelandang dan berpindah-pindah tempat di Solo dengan becak sewaannya.

Mencari pekerjaan

Sang istri yang akrab disapa Imah mengemukakan, awalnya mereka jauh-jauh datang dari Grobogan ke Solo untuk mencari pekerjaan.

Sebab, kata Imah, di kampung halamannya, tak ada pekerjaan.

Pembunuhan di Deli Serdang, Pemilik Rumah Kaget Wanita Muda Tewas Mengenaskan Diduga Dibunuh Pacar

"Di sana tidak ada pekerjaan. Karena tempatnya pelosok untuk cari uang tidak bisa. Bisanya di sawah. Kalau tidak panen ya tidak bisa dapat penghasilan," kata dia.

Selain mengajak anak balita dan istrinya, Dul juga mengajak adiknya, Listiyowati (22).

Mengaku sewa indekos

Halaman
123
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved