Breaking News:

Fakta Baru Kasus Pembunuhan Elvina di Deli Serdang, Ini Alasan Michael Sempat Bohong Jadi Pembunuh

Fakta baru tentang kasus pembunuhan Elvina (21) di Deli Serdang, Medan, diungkap Polrestabes Medan.

(Istimewa)
Tangkapan video pra-rekonstruksi pembunuhan perempuan di kompleks perumahan Cemara Asri, di Jalan Duku No 40 Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang yang mayatnya ditemukan pada Rabu (6/5/2200) malam digelar pada Kamis (7/5/2020) sore. 

TRIBUNPAPUA.COM -  Fakta baru tentang kasus pembunuhan Elvina (21) di Kompleks Cemara Asri, Jalan Duku 40 Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Medan, diungkap Polrestabes Medan.

Diketahui, jenazah Elvina ditemukan bersama dengan mantan pacarnya, Michael (22), yang tidak sadarkan diri setelah menenggak racun nyamuk.

Ia ditemukan berada di rumah temannya, Jeffry, yang sekaligus menjadi tempat kejadian perkara (TKP).

Michael (22) yang identitasnya terungkap sebagai mantan pacar Elvina (21), menceritakan mengapa dirinya menulis surat cinta dan meminum obat nyamuk, Jumat (8/5/2020).
Michael (22) yang identitasnya terungkap sebagai mantan pacar Elvina (21), menceritakan mengapa dirinya menulis surat cinta dan meminum obat nyamuk, Jumat (8/5/2020). (Kolase (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR) dan (ISTIMEWA/FACEBOOK via Tribun-Medan.com))

Selain itu ditemukan pula barang bukti berupa surat cinta dan alat-alat yang diduga digunakan untuk membunuh.

Akibat temuan tersebut, Michael awalnya diduga kuat menjadi pelaku pembunuhan sadis tersebut.

Satu Keluarga Ditangkap Polisi seusai Lakukan Ritual dan Bunuh Anaknya, 3 Tetangga Ikut Disandera

Dikutip TribunWow.com dari Tribun-Medan.com, kemudian terungkap Jeffry adalah pelaku sesungguhnya dan memaksa Michael menutupi kasus dengan berpura-pura menjadi pelaku.

Hal tersebut dikonfirmasi Kapolrestabes Kombes Johnny Eddizon Isir dalam konferensi pers di Polrestabes Medan.

Kombes Isir menyebutkan Michael mendapat intimidasi dari Jeffry dan ibunya, Tek Sukfen.

Adanya barang bukti berupa surat cinta bertujuan untuk meyakinkan seolah-olah Michael adalah pelaku sesungguhnya.

"Sehingga tersangka M menulis surat pernyataan di atas kertas dan mencoba meminum obat nyamuk untuk meyakinkan seluruh rangkaian kejadian tersebut dilakukan oleh tersangka M tanpa melibatkan orang lain," ungkap Kombes Johnny Eddizon Isir, Jumat (8/5/2020).

Hal tersebut diungkapkan sendiri oleh Michael dalam pemeriksaan.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved