Virus Corona

Ojol yang Nekat Angkut Penumpang saat PSBB Bakal Kena Sanksi, Denda Ratusan Ribu hingga Kerja Sosial

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta semakin mempertegas aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

gani kurniawan/tribun jabar
ILUSTRASI - Driver ojek online membawa penumpang di pertigaan Jalan Cangkuang, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Senin (6/4/2020). Polri menghimbau kepada pengendara motor di Indonesia agar tidak membawa penumpang atau berboncengan sejak Operasi Simpatik 2020. Himbauan tersebut untuk memutus rantai virus corona (Covid-19). 

TRIBUNPAPUA.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta semakin mempertegas aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Setiap pengemudi ojek online yang kedapatan mengangkut penumpang, akan dikenakan sanksi denda sampai Rp 250.000.

Hal itu tercantum dalam Peraturan Gubernur Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta.

 

"Setiap pengemudi sepeda motor yang digunakan sebagai angkutan roda dua berbasis aplikasi yang melanggar ketentuan membawa penumpang, dikenakan sanksi denda administratif paling sedikit Rp 100.000 dan paling banyak Rp 250.000," demikian bunyi Pasal 14 Ayat 2 Huruf a Pergub tersebut.

Selain sanksi denda, pengemudi ojek online tersebut bisa dikenai sanksi kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi, atau kendaraannya diderek ke tempat penyimpanan kendaraan di kantor kelurahan atau kecamatan.

Pengemudi ojek online yang kendaraannya diderek akan mendapat pemberitahuan tertulis dari Satpol PP DKI Jakarta untuk mengambil kendaraannya.

Jika kendaraan yang diderek tidak diambil dalam waktu tiga hari, kendaraan tersebut akan dipindahkan ke tempat penyimpanan kendaraan milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Selama PSBB, ojek online diketahui hanya diperbolehkan mengantar barang atau makanan, bukan mengangkut penumpang.

 

Ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam Rangka Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta.

Adapun PSBB Jakarta diberlakukan sejak 10 April 2020.

PSBB yang semula diberlakukan dua pekan itu diperpanjang hingga 22 Mei 2020. (Kompas.com/Nursita Sari)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Angkut Penumpang Saat PSBB DKI, Ojol Akan Didenda hingga Rp 250.000"

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved