Virus Corona

Nekat Pimpin Salat Tarawih padahal Terpapar Virus Corona, Ketua RW Ini Tulari 9 Warganya

Sembilan warga RW 07, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test.

Dok. Kelurahan Pulau Tidung
Swab test Covid-19 di Kelurahan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. 

TRIBUNPAPUA.COM - Setidaknya ada sembilan warga RW 07, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test.

Mereka merupakan orang yang pernah kontak fisik dengan O, Ketua RW 07 yang menjadi imam Salat Tarawih saat sudah dinyatakan positif Covid-19 pada Sabtu (9/5/2020).

Bambang mengatakan, rencananya warga yang positif Covid-19 akan dikirim ke Wisma Atlet Kemayoran untuk jalani isolasi.

Video Ini Membuktikan Virus Corona Bisa Menyebar Sangat Cepat

"Saya menginginkan agar bisa dibawa ke Wisma Atlet maupun Rumah Sakit Tarakan. Karena kalau hari ini tidak kita bawa dikhawatirkan akan terjadi penyebaran wabah semakin meluas," ujarnya.

Sembilan orang tersebut adalah bagian dari 28 orang terdiri dari jamaah Musala Baitul Muslim maupun keluarga O yang jalani swab test pada Minggu (10/5/2020).

Mereka jalani swab test di Puskesmas Tambora usai Gugus Covid Kecamatan Tambora membujuk O dan istrinya agar mau jalani isolasi di rumah sakit.

Sedangkan untuk hasil 54 warga lainnya yang jalani swab test pada Kamis (14/5/2020) masih menunggu.

"Rata-rata (yang positif) adalah 40 tahun ke atas," ucap Bambang.

Dia berharap adanya kasus ini membuat warganya saat ini sadar pentingnya mematuhi protokol kesehatan terhada Covid-19.

Terlebih, wilayah Tambora merupakan permukikan padat penduduk yang membuat resiko penyebaran cukup tinggi apabila warganya tak disiplin.

PDIP Sayangkan Perseteruan Bupati dan Wabup Aceh Tengah: Harusnya Fokus Tangani Covid-19 dan Banjir

"Saya sudah berkali kali, kita lebih baik mencegah daripada mengobati. Kalau mencegah mungkin caranya lebih gampang, tapi kalau sudah kena ini yang sangat sulit," paparnya.

O bersama sang istri dinyatakan positif Covid-19 pada Jumat (8/5/2020) diduga tertular dari anaknya yang lebih dulu terpapar.

Kendati begitu, keesokan harinya bukannya isolasi mandiri, O masih menjadi imam Salat Tarawih di Musala dekat rumahnya hingga membuat Gugus Covid Kecamatan Tambora memintanya untuk jalani isolasi di rumah sakit.

Saat ini, O dan istrinya telah berada di Rumag Sakit Tarakan dan warga di RW 07 diminta karantina mandiri

(TribunJakarta.com/ Elga Hikari Putra)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Ketua RW di Jakarta Barat Positif Covid-19 Usai Pimpin Salat Tarawih, 9 Warganya Kini Tertular

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved