Bupati Gorontalo Utara Loloskan 7 Jemaah Tabligh Bangladesh Masuk, Gubernur: Saya Tak Bisa Tidur Pak

Lolosnya 7 orang anggota Jemaah Tablig dari perjalanan di Bangladesh ke Provinsi Gorontalo mendapat kecaman dari Gubernur Gorontalo

(KOMPAS.COM/SALMAN HUMAS PEMPROV GTO)
Gubernur Gorontalo, Rusli habibie saat memimpin rapat terbatas penyusunan Pergub penerapan PSBB yang diikuti Wakil Gubernur, Sekda serta Pimpinan OPD dan tim Gugus Tugas covid-19, Rabu (29/4/2020). Rencananya PSBB akan mulai berlaku pada 3 Mei 

TRIBUNPAPUA.COM - Lolosnya 7 orang anggota Jemaah Tablig dari perjalanan di Bangladesh ke Provinsi Gorontalo mendapat kecaman dari Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie.

Rusli Habibie tak bisa menyembunyikan kekecewaanya atas lolosnya 7 orang yang hasil rapid test-nya semua reaktif.

Mereka masuk dari perbatasan darat di Kecamatan Atinggola, Gorontalo Utara, Sabtu  (16/5/2020) malam, setelah mendapat izin dari Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin.

Ratusan Warga di Joyotakan Solo Dikarantina, Bermula dari 7 Orang Berstatus PDP Covid-19

Padahal, Provinsi Gorontalo saat ini masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Rusli Habibie mengaku, tidak habis pikir bagaimana Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin, mengizinkan mereka masuk Gorontalo.

“Saya tadi malam tidak bisa tidur Pak Bupati. Saya dapat telepon dari petugas lapangan, saya telepon Pak Bupati tidak nyambung. Jam 11 malam saya suruh susul ajudan untuk bicara dengan bupati langsung,” kata Rusli Habibie, saat menggelar rapat daring dengan Forkopimda dan kepala daerah yang juga dihadiri Bupati Gorontalo Utara, Minggu (17/5/2020).

Tujuh jemaah tabligh dari Bangladesh itu di antaranya warga Gorontalo Utara, 2 sisanya masing-masing warga Kota Gorontalo dan Boelamo.

Mereka terbang dari Bangladesh masuk ke Jakarta dan berhenti di Manado.

Perjalanan dari Manado melalui darat untuk masuk ke Gorontalo.

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved