Virus Corona

Tagar 'Indonesia Terserah' oleh Tim Medis saat Pandemi Corona, Dokter: Mungkin Kami Memang Marah

okter relawan Virus Corona (Covid-19) di Wisma Atlet, Debryna Dewi angkat bicara mengenai ramainya tagar 'Indonesia Terserah' oleh para medis.

Channel YouTube Kompas TV
Dokter relawan Covid-19 di Wisma Atlet, Debryna Dewi angkat suara terkait viral ungkapan para medis soal 'Indonesia Terserah'. 

TRIBUNPAPUA.COM - Dokter relawan Virus Corona (Covid-19) di Wisma Atlet, Debryna Dewi angkat bicara mengenai ramainya tagar 'Indonesia Terserah' oleh para medis.

Dilansir TribunWow.com, tagar 'Indonesia Terserah' muncul karena banyaknya warga yang melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Terkait hal itu, Debryna Dewi pun menyebut sudah tak mau ambil pusing soal tindakan warga yang meremehkan Virus Corona.

Sebelumnya, penutupan gerai McD di Sarina menuai kritikan karena banyak warga yang tak menaati aturan PSBB.

Sejumlah warga Ibu Kota meramaikan area luar McDonalds Sarinah untuk menyaksikan penutupan gerai ayam goreng cepat saji ini secara permanen, pada Minggu (10/5/2020) pukul 22.00 WIB.
Sejumlah warga Ibu Kota meramaikan area luar McDonalds Sarinah untuk menyaksikan penutupan gerai ayam goreng cepat saji ini secara permanen, pada Minggu (10/5/2020) pukul 22.00 WIB. (KOMPAS.com/Wahyu Adityo Prodjo)

Tak hanya itu, warga bahkan juga memenuhi Bandara Soekarno-Hatta untuk pulang ke kampung halaman.

Tim Medis Sindir Pemerintah dan Masyarakat dengan Indonesia Terserah, Dokter: Sudah Tak Mau Pusing

Melalui kanal YouTube Kompas TV, Minggu (17/5/2020), Debryna menyebut tenaga medis merasakan marah sekaligus kecewa melihat aksi masyarakat yang nekat langgar PSBB.

Menurut Debryna, masyarakat seharusnya mematuhi PSBB agar terhindar dari penularan Virus Corona.

"Kami memang tidak menyukai adanya ketidakpatuhan masyarakat karena menurut kami tidak ada satupun orang yang seharusnya melanggar peraturan yang sudah diterapkan yang mendukung gerakan social distancing," jelas Debryna.

Tak hanya itu, Debryna juga menyebut tak ada satupun orang yang tak punya potensi tertular Virus Corona.

Termasuk masyarakat yang nekat berkerumun di tempat umum itu.

"Menurut kami tidak ada satupun orang yang bisa luput dari Coronavirus ini, makanya orang harus patuh dengan social distancing," jelas Debryna.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved