Virus Corona

Kata IDI soal 'Indonesia Terserah' Jadi Bentuk Prihatin Penanganan Covid-19: Aturannya Berubah-ubah

Adib Khumaidi menilai apa yang dilakukan oleh masyarakat tidak mencerminkan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Youtube/KompasTV
Wakil Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dr. M Abid Khumaidi dalam acara Aiman KompasTV, Senin (18/5/2020). Dirinya memberikan tanggapannya terkait aksi 'Indonesia Terserah' yang dilakukan oleh para tenaga medis. 

TRIBUNPAPUA.COM - Wakil Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dr. Mohammad Adib Khumaidi memberikan tanggapannya soal aksi 'Indonesia Terserah' yang dilakukan oleh para tenaga medis yang juga beredar jadi viral di media sosial.

Dilansir TribunWow.com, Adib Khumaidi menyebut aksi itu dilakukan sebagai bentuk keprihatinan yang terjadi di kalangan masyarakat.

Adib Khumaidi menilai apa yang dilakukan oleh masyarakat tidak mencerminkan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Termasuk juga tidak mengindahkan imbauan dari pemerintah untuk melakukan physical distancing dan tetap di rumah saja.

Tangkapan layar postingan dr Tirta soal Indonesia Terserah (16/5/2020).
Tangkapan layar postingan dr Tirta soal Indonesia Terserah (16/5/2020). (instagram@dr.tirta)

Perawat Hamil 4 Bulan Meninggal karena Corona, dr Tirta: Jangan Biarkan Pengorbanan Kami Sia-sia

Mereka terkesan menyepelekan penularan Virus Corona dan tentunya seakan tidak menghargai kerja keras yang dilakukan oleh tenaga medis.

Maka dari itu, para tenaga medis menyuarakan apa yang dirasakannya setelah melihat kondisi masyarakat Indonesia yang masa bodoh terkait penanganan Virus Corona.

Adib Khumaidi juga mengaku sangat prihatin menyaksikan kondisi yang sedang terjadi di tengah pandemi Virus Corona.

Karena di satu sisi, tenaga medis berjuang mempertaruhkan nyawa, tetapi masyarakat justru masih abai.

"Sebuah bentuk keprihatinan kami terhadap proses penanganan Covid-19," ujar Adib Khumaidi.

"Ini karena kami masih melihat bahwa ada masyarakat yang masih abai terhadap imbauan-imbauan yang sudah dilakukan oleh pemerintah, aturan-aturan yang sudah dilakukan," jelasnya.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved