Perawat di Salatiga Pingsan setelah Layani Warga Rapid Test Covid-19, Dinkes Kota: Kondisi Berat

Seorang perawat di Puskemas Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, pingsan saat menjalankan tugasnya.

PAOLO MIRANDA / AFP
Ilustrasi perawat 

TRIBUNPAPUA.COM - Seorang perawat di Puskemas Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, pingsan saat menjalankan tugasnya.

Perawat bernama Tri Hartono tersebut pingsan karena dehidrasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga, Siti Zuraida mengatakan, Tri Hartono pingsan usai bertugas mengantar masyarakat yang menjalani pemeriksaan rapid test Covid-19.

"Petugas menggunakan alat pengaman diri (APD) lengkap, saat bertugas juga sedang berpuasa, jadi dehidrasi dan pingsan," ujarnya saat dihubungi, Sabtu (23/5/2020).

Siti mengatakan, setelah Tri Hartono pingsan, tenaga kesehatan lain segera memberikan pertolongan.

Video Detik-detik Pesawat Pakistan Jatuh Tewaskan 97 Penumpang, Saksi: Dinding Saya Bergetar

"Ditangani sesuai prosedur baju digunting, direbahkan, diberi oksigen, hingga merasa nyaman dan beristirahat," ungkapnya.

Menurut dia, kondisi saat ini memang terhitung berat bagi perawat.

Sebagian besar menjalankan ibadah puasa, sembari mengenakan baju APD sebanyak tiga lapis.

"Baju tenaga kesehatan itu kan tiga lapis, rapat full dari atas sampai bawah. Keringat pasti bercucuran. Sangat berat, apalagi saat ini juga puasa Ramadhan," ujar dia.

Siti menambahkan, tenaga kesehatan yang bertugas memang dibayangi dehidrasi.

"Namun di Salatiga kalau yang pingsan baru satu kali ini. Kalau yang dehidrasi pasti hampir semua. Kami berharap dukungan masyarakat dalam menjalankan tugas saat wabah ini," paparnya.

(Kompas.com/ Kontributor Ungaran, Dian Ade Permana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dehidrasi, Perawat di Salatiga Pingsan Usai Layani Warga Rapid Test Covid-19"

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved