Breaking News:

Virus Corona

Kasus Baru Virus Corona di Jatim Melonjak, Khofifah Akui Ada Keterlambatan Penanganan

Jawa Timur mengalami lonjakan penambahan kasus baru Covid-19 pada beberapa hari terakhir.

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa 

TRIBUNPAPUA.COM - Jawa Timur mengalami lonjakan penambahan kasus baru Covid-19 pada beberapa hari terakhir.

Puncaknya adalah pada yang mengalami penambahan kasus baru mencapai 502 kasus dari total penambahan 973 kasus baru secara nasional pada Kamis (21/5/2020).

Setelah itu ada penambahan kasus baru sebanyak 466 kasus baru pada Sabtu (23/5/2020).

Dilansir TribunWow.com, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengakui ada faktor keterlambatan.

Khofifah mengaku terlambat dalam menangani munculnya kluster-kluster baru, termasuk yang terjadi di Pabrik Rokok di Surabaya.

"Jadi ketika ada kluster pabrik rokok, kluster di benerapa pasar-pasar tradisional ini sebetulnya agak telat melakukan pressingnya," ujar Khofifah.

Khofifah mengakui faktor keterlambatan tersebut terjadi karena memang informasi yang didapat juga terlambat.

Update Virus Corona di Indonesia 24 Mei: Ada 42.551 ODP dan 11.389 PDP Covid-19 di Indonesia

Bahkan penanganan baru dilakukan setelah 14 hari dari awal kasus terjadi.

Hal itulah yang membuat penyebaran Virus Corona sudah semakin meluas.

Menurut Khofifah, terdapat kluster-kluster baru yang terjadi di Surabaya.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved