Oknum TNI Adu Jotos dengan Warga Sipil, Sempat Lepaskan Tembakan 7 Kali dan Kena Kaki Korban

Seorang anggota TNI AD di Nunukan, Kalimantan Utara, melakukan penembakan terhadap warga sipl.

(KOMPAS/ALBERTUS HENDRIYO WIDI)
Ilustrasi senjata rakitan 

TRIBUNPAPUA.COM - Seorang anggota TNI AD di Nunukan, Kalimantan Utara, melakukan penembakan terhadap warga sipil, Selasa (26/5/2020) sekitar pukul 03.00 Wita.

Korban bernama Muhammad Tahir (43) mengalami luka tembakan di kaki kanan hingga dilarikan ke rumah sakit.

Menurut penuturan Ipar korban, Syamsul Bahri (56), kasus bermula saat oknum TNI tersebut mencari seseorang bernama Ardi di Jalan Gajah Mada RT 008, Kelurahan Nunukan Tengah.

Namun, orang tersebut tak ditemui pelaku.

“Dia cari Ardi enggak dapat. Kemudian, dia kembali. Waktu lewat di jalur ini ada anak-anak main game di depan rumah korban,” ungkap Syamsul, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (27/5/2020).

Para remaja itu tertawa, namun tiba-tiba pelaku mendatang mereka dan mengancam.

Bahkan, seorang remaja bernama Rusli, kata Syamsul, sempat mendapat ancaman tembakan.

“Pelaku terus marah-marah. Tak lama berselang, korban datang. Korban dan pelaku ini memang sudah kenal,” terang Syamsul.

“Korban kemudian memeluk pelaku, sambil bilang kenapa saudara? Namun, pelaku terus marah-marah,” sambung dia.

Saat itu, lanjut Syamsul, pelaku sempat pukul korban dan korban membalas pukulan, hingga keduanya sempat adu jotos.

“Saat itu, pelaku melepas tembakan lagi. Hanya satu kali tembakan kena di kaki kanan korban. Tembus. Ada 7 kali tembakan saat kejadian itu,” beber Syamsul.

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved