Breaking News:

Virus Corona

Sebut Indonesia Belum Capai Puncak Wabah Corona, Pakar Epidemiologi Prediksi Kenaikan Kasus Positif

Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Syahrizal Syarif, menyebut Indonesia belum mencapai puncak wabah Virus Corona

TRIBUNNEWS/CECEP BURDANSYAH
Petugas medis memberikan penanganan kepada pasien di RS Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Jumat (1/5/2020). Wisma Atlet Kemayoran telah dialihfungsikan menjadi RS Darurat Covid-19, setelah pandemi Virus Corona mendera Indonesia. 

TRIBUNPAPUA.COM - Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Syahrizal Syarif, menyebut Indonesia belum mencapai puncak wabah Virus Corona (Covid-19).

Meskipun Indonesia telah dua kali mencatatkan 900 lebih tambahan kasus dalam sehari.

Hal tersebut diungkapkan Syahrizal dalam analisa kemungkinan adanya second wave atau gelombang kedua penyebaran Virus Corona pascalebaran.

 

"Kita mungkin tidak menyebutnya sebagai second wave atau gelombang kedua, karena sampai saat ini kita belum mencapai gelombang pertama," ujar Syahrizal dikutip Tribunnews.com dari telewicara yang disiarkan Metro TV, Selasa (26/5/2020) malam.

Syahrizal menyebut kasus di Indonesia masih fluktuatif.

Menurutnya, sudah banyak analisis data yang mengungkap keterkaitan antara pergerakan masyarakat dengan kasus harian.

"Apakah dalam 10 sampai 14 hari kasus akan meningkat, saya kira kita dapat banyak informasi dari analisa pergerakan dengan dampaknya terhadap kasus harian," ujarnya.

Satu Keluarga di Bekasi Barat Positif Corona, sebelumnya Ikut Salat Id di Masjid Kampung

Syahrizal mengungkapkan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) memiliki dampak nyata terhadap perkembangan kasus.

"Kita beruntung DKI ada tim yang menganalisa terus situasi ini, dan jelas sekali PSBB memiliki dampak yang nyata dengan jumlah kasus," ujarnya.

Maka dari itu, jika PSBB dapat menekan penyebaran Virus Corona, pelonggaran pergerakan bisa membuat angka penyebaran berkembang.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved