Fakta Terbaru soal Kasus 2 Balita Tewas Terpanggang Dalam Mobil di Pasuruan, Ini Kata Polisi

Saat kejadian mobil tidak terkunci dan pemiliknya pergi halal bihalal ke rumah kerabat. Sementara itu orangtua korban bekerja.

Istimewa via SURYA.co.id
Daihatsu Charade warna silver Nopol N 1274 CV yang menewaskan dua bocah usia empat tahun di di Dusun Nampes, Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (26/5/2020) 

TRIBUNPAPUA.COM - Penyebab mengenai 2 balita tewas terpanggang di dalam mobil di Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) terus didalami polisi.

Hasil penyelidikan sementara polisi mengungkap fakta-fakta terbaru.

Antara lain bahwa mobil tempat balita itu tewas terbakar bukan milik orangtuanya, melainkan milik tetangga.

Saat kejadian mobil tidak terkunci dan pemiliknya pergi halal bihalal ke rumah kerabat.

Sementara itu orangtua korban bekerja.

67 Tenaga Medis Terinfeksi Corona di NTB, Beberapa RS Stop Terima Pasien Baru dan Fokus ke Pasien

Polisi melakukan olah TKP tewasnya 2 bocah 4 tahun yang terbakar dalam mobil di Pasuruan.
Polisi melakukan olah TKP tewasnya 2 bocah 4 tahun yang terbakar dalam mobil di Pasuruan. (ist)

Menurut Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan, fakta yang sudah ditemukan adalah pemilik kendaraan ini meninggalkan mobil dalam kondisi yang tidak terkunci.

"Itu terbukti saat penyidik menemukan kunci kontak mobil yang masih menancap.

Informasi yang kami dapatkan, mobil sedang dalam tahap perbaikan," papar dia.

Ia memastikan, dalam kasus ini ada unsur kelalaian.

Artinya ada kelalaian dari pihak pemilik mobil dan orangtua korban.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved