Breaking News:

Pakar Epidemiologi UI Kritik New Normal dan Singgung Kesalahan Pemerintah: Sampaikan Keputusan

Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono menilai ada kesalahan yang dilakukan pemerintah

(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Polisi melakukan himbauan kepada penumpang yang melewati jalan tol Jakarta-Cikampek di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan 24 April 2020 pukul 00.00 WIB. Polda Metro Jaya melarang kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang keluar dari wilayah Jabodetabek. Pemeriksaan dan penyekatan kendaraan tersebut akan dilakukan di 18 titik pos pengamanan terpadu dan pos-pos check point di jalur tikus dan perbatasan. 

TRIBUNPAPUA.COM - Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono menilai ada kesalahan yang dilakukan pemerintah hingga kerap mendapat kritik soal penanganan Virus Corona.

Dilansir TribunWow.com, Pandu Riono secara gamblang menyebut kesalahan itu terdapat dalam cara komunikasi pemerintah.

Menurut Pandu Riono, pemerintah kerap mengumumkan kebijakan yang masih dalam tahap perencanaan.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mendatangi Puskesmas Kramat Jati jelang penerapan New Normal setelah berakhirnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Ibu Kota.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mendatangi Puskesmas Kramat Jati jelang penerapan New Normal setelah berakhirnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Ibu Kota. (Youtube/KompasTV)

Remaja 15 Tahun Gagalkan Aksi 2 Penjambret di Lubuklinggau, Kejar dan Tarik Baju Pelaku

Hal itu disampaikannya melalui kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (30/5/2020).

"Kesalahannya adalah bagaimana pemerintah berkomunikasi dengan publik, jadi seharusnya ada juru bicara pemerintah yang bisa menjelaskan apa yang seharusnya disampaikan ke publik," kata Pandu.

"Jangan masih dalam taraf wacana, dalam taraf perencanaan atau sedang dibicarakan dalam rapat kabinet kemudian disampaikan."

"Padahal itu belum menjadi keputusan," sambungnya.

Pandu menyatakan, seharusnya semua kebijakan yang disampaikan ke publik adalah segala sesuatu yang sudah secara matang dibahas.

Karena itu, menurut Pandu banyak publik yang salah mengartikan setiap kebijakan pemerintah terkait penanganan Virus Corona.

"Yang disampaikan ke publik adalah yang sudah diputuskan, yang sudah matang sehingga ini yang akan direncanakan," terang Pandu.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved