Ikut Demo Kematian George Floyd, Putri Wali Kota New York Turut Ditangkap Polisi

Putri Wali Kota New York, Bill de Blasio ikut ditangkap bersama hampir 790 orang yang ikut unjuk rasa protes atas kematian George Floyd

(AFP/KEREM YUCEL)
Pengunjukrasa berkumpul di sekitar toko minuman keras yang terbakar di dekat Kantor Polisi di Minneapolis, Minnesota, Kamis (28/5/2020). Amerika Serikat dilanda kerusuhan hebat, pasca meninggalnya George Floyd akibat kehabisan nafas, setelah lehernya ditindih seorang petugas Polisi Minneapolis dalam sebuah penangkapan. 

TRIBUNPAPUA.COM - Putri Wali Kota New York, Bill de Blasio ikut ditangkap bersama hampir 790 orang yang ikut unjuk rasa protes atas kematian George Floyd di Amerika Serikat (AS).

Sumber kepolisian mengungkapkan keoada The Associated Press (AP), Chiara de Blasio (25) ditangkap, Sabtu (30/5/2020) malam.

New York Post melaporkan, Chiara ditangkap karena menolak untuk meninggalkan jalan Manhattan saat diminta polisi.

Saat ditangkap, Chiara tidak memberitahu polisi soal dirinya adalah anak Wali Kota New York.

Saat ditanya alamat rumah, Chiara memberi tahu alamat kediaman ayahnya di Upper East Side.

Chiara de Blasio, yang berkulit hitam, kemudian dibebaskan, meskipun tetap harus hadir dalam persidangan atas dakwaan tindak pidana ringan.

Viral Video Sheriff Gabung dengan Demonstran Kematian George Floyd: Momen Terbaik Karier Saya

Masih belum ada tanggapan dari Walikota Bill de Blasio, terkait penangkapan putrinya.

Juru Bicara Wali Kota juga tidak berkomentar mengenai hal itu.

Ribuan orang turun dalam unjuk rasa menuntut keadilan untuk George Floyd di New York, Sabtu (30/5/2020) malam waktu setempat.

Unjuk rasa damai berubah menjadi kerusuhan.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved