Breaking News:

Luka Robek Leher dan Perut, Pengendara Terjerat Benang Layangan Lalu Tabrak Alat Berat dan Meninggal

Peristiwa kecelakaan akibat tali layang-layang yang membentang di jalan kembali memakan korban jiwa, Kamis (18/6/2020) pukul 14.30 wita.

Kompas.com/Istimewa
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Sesetan, Denpasar 

Benang layangan tertarik hingga menyayat leher korban.

Yohanes yang tak bisa mengendalikan sepeda motor yang ia naiki langsung menabrak pagar depan kantor pos.

Menurut Agus, salah satu saksi mata mengatakan, pria 21 tahun tersebut sempat bangun dan melepas benang layangan yang nyangkut di lehernya.

Namun ia terjatuh lagi karena darah dari lehernya terus keluar.

Agus yang ada di lokasi langsung membantu dan terkejut saat melihat ada benang menyangkut di leher korban.

Ia sempat mengira korban kecelakan biasa.

Namun ternyata gara-gara benang layangan.

"Korban dan kendaraannya menabrak pagar kantor pos dan terjatuh. Korban sempat bangun melepas benang layangan yang mengakut lehernya," kata Agus ditemui tak jauh dari lokasi kejadian di Mojosongo, Solo, Jawa Tengah, Jumat (12/6/2020).

Kisah Bocah 10 Tahun Gendong Adiknya yang Masih Bayi di Tengah Kobaran Api, Ibu Sempat Histeris

"Karena darah dari leher terus keluar tidak kuat korban terjatuh lagi," ucap Agus.

Yohanes sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun nyawanya tak bisa diselamatkan.

Ia dinyatakan meninggal dunia dengan luka sayatan benang layangan di bagian leher.

"Korban meninggal di rumah sakit," kata Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Afrian Satya Permadi saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (12/6/2020).

Agar kejadian tersebut tak terulang lagi, Alfian mengimbau agar warga mengawasi anak-anaknya agar tidak bermain layang-layang di pinggir jalan.

"Kalau ingin bermain layang-layang di lapangan. Jangan di jalan karena bisa membahayakan orang lain," ungkap Afrian.

Pasca-kejadian itu, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dipimpin Kepala Unit (Kanit) Laka Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Solo, Iptu Maryono.

 

"Olah TKP tersebut digelar untuk melengkapi data yang kemarin," kata Maryono.

"Kita sudah mengamankan barang bukti baik sepeda motor maupun benang gelas yang menyayat korban," ungkap Maryono.

(Tribun-Bali.com/ Firizqi Irwan)(Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Terkena Tali Layang-Layang, Nyawa Wayan Tidak Tertolong Seusai Kecelakaan di Jalan Raya Sesetan  dan di Kompas.com dengan judul: Leher Tersayat Benang Layangan, Seorang Montir Tewas Saat Coba Motor Pelanggan

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved