Breaking News:

Bertemu Langsung dengan Ferdian Paleka, Nikita Mirzani: Gue Harus Bela, Walaupun Lo Ada Salah

Artis kontroversial Nikita Mirzani membeberkan alasannya dulu membela YouTuber Ferdian Paleka.

(Warta Kota/Arie Puji Waluyo)
Pertemuan Nikita Mirzani dan Dipo Latief terjadi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (30/3/2020) siang, saat sidang dugaan KDRT dan penganiayaan digelar. Sebagai saksi, Dipo Latief menceritakan kronologi kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Nikita Mirzani. 

Pencabutan laporan tersebut dilakukan setelah keluarga tersangka mendatangi korban secara langsung.

Dilansir Kompas.com, Jumat (5/6/2020), Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung, AKBP Galih Indragiri menyebutkan bahwa dengan pencabutan laporan tersebut, kasus otomatis akan dihentikan.

Nikita Tanya Pilih Beri Bonus ke Nagita atau Karyawan, Raffi Ahmad: Istri Banyak Duitnya, Percuma

Pasalnya, undang-undang yang menjerat Ferdian termasuk sebagai delik aduan, sehingga membutuhkan adanya laporan dari korban agar penyelidikan dapat berjalan.

Sementara, bila laporan tersebut dicabut, maka kasus terkait akan dihentikan dan tersangka segera dibebaskan.

"Itu menjadi dasar kita untuk mengeluarkan para tahanan, karena seperti yang kita ketahui bersama untuk kasus ITE ini Pasal 45 ayat 3 di sini yang kita persangkakan adalah masuk ke dalam delik aduan, jadi itu menjadi dasar kita," ujar Galih.

Sementara itu, Kuasa Hukum Ferdian dan kawan-kawannya, Rohmat Hidayat menyampaikan rasa terimakasihnya kepada para korban yang telah bersedia mencabut laporannya.

"Kami berterimakasih ke semua pihak, terutama transpuan, yang sudah bersedia mencabut pelaporan, berdamai dengan pihak tersangka," tutur Rohman.

Ia lalu mengungkapkan bahwa keluarga Ferdian telah berupaya menyelesaikan kasus dengan cara damai.

Pihak keluarga dari para tersangka tersebut telah mendatangi pelapor dan meminta maaf secara langsung.

Mereka juga meminta agar para transpuan korban prank Ferdian tersebut untuk mencabut laporannya ke pihak kepolisian.

Menurut Rohman dari pertemuan tersebut telah dicapai kata sepakat dan tersangka serta korban telah berdamai sejak bulan Mei.

"Sebetulnya perdamaian ini telah terjadi pada 19 Mei lalu, tadi juga pihak korban sudah datang, bersalaman, artinya permasalahan ini sudah selesai," jelas Rohman.

Rohman menyebutkan bahwa ia dan pihak kepolisian telah memberikan peringatan pada Ferdian dan rekan-rekannya agar tidak lagi mengulangi perbuatan serupa.

Ia menegaskan kasus tersebut telah selesai dengan tuntas dan proses hukumnya sudah dihentikan.

"Saya sudah menyampaikan kepada orang tua bahkan tadi pak Kasat juga menyampaikan, supaya tidak mengulangi kejadian yang sudah-sudah," kata Rohman.

"Kasusnya sudah selesai, ada perdamaian dari pihak pelapor dengan tersangka sudah ada perdamaian, proses hukumnya sudah berhenti, pelapor mencabut laporannya," lanjutnya.

Sementara itu, Ferdian yang dimintai tanggapan terkait pembebasannya tersebut mengaku merasa lega.

Ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan akan membuat konten-konten yang lebih bermanfaat.

"Lega, senang, campur aduklah pokoknya," kata Ferdian.

"Pastinya lebih positif ya (jika buat konten YouTube)," ujarnya.

Setelah dibebaskan, Ferdian mengaku akan menghabiskan waktunya untuk beristirahat di rumah. (TribunWow.com)

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved