Breaking News:

Hindari Bayar Utang Rp 150 Juta, Pengusaha di Lampung Rekayasa Perampokan dan Tusuk Dadanya Sendiri

Demi hindari utang Rp 150 juta, seorang pengusaha di Tanggamus, Lampung, ZA sengaja membuat laporan palsu bahwa dirinya jadi korban perampokan

Thisiswhyimbroke.com/Tihk|Patent Pending
Ilustrasi penangkapan 

TRIBUNPAPUA.COM - Demi menghindari utang Rp 150 juta, seorang pengusaha di Tanggamus, Lampung, berinisial ZA sengaja mendatangi kantor polisi dan membuat laporan palsu bahwa dirinya jadi korban perampokan.

Warga Pekon Argomulyo, Kecamatan Sumber Rejo, Tanggamus, tersebut sengaja menusuk dadanya sendiri untuk meyakinkan polisi bila dirinya benar-benar menjadi korban perampokan.

Namun, siasatnya tersebut terbongkar kepolisian.

Kapolsek Sumber Rejo AKP Takarinto mengatakakan kebohongan pelaku terungkap setelah pihaknya melakukan penyelidikan bersama anggota Tekab 308 Polres Tanggamus.

Dari penyelidikan, diketahui bahwa perampokan itu rekayasa.

ZA yang semula korban perampokan, justru jadi tersangka pelaku penipuan laporan palsu.

"Jadi yang menusukan pisau tersebut ke dadanya adalah ZA sendiri. Lalu seusai penusukan itu, dia meminta rekannya kabur membawa tas berisi uang yang sebenarnya hanya Rp 800 ribu pecahan Rp 100 ribu, bukan Rp 100 juta," kata Takarinto, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, Minggu (5/7/2020).

Ia menambahkan, berdasarkan pengembangan penyelidikan, rangkaian laporan palsu itu telah direncanakan ZA.

Tujuanya, agar mengulur waktu pembayaran utang sebanyak Rp 150 juta.

Suami Bacok Tangan Istri di Bekasi, Kabur saat Anak Mereka Berteriak Minta Tolong kepada Warga

"Utang pelaku sebanyak Rp 150 juta kepada lima orang pemberi utang, karena dia mengalami gagal keuangan saat menjalankan bisinis jual beli kopi, sehingga nekat melakukan aksi penipuan tersebut," jelas Takarinto.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved