Bertahan Hidup dengan Jeriken, 2 ABK Selamat dengan Mengapung 15 Jam hingga Ditemukan Tim SAR
kapal tersebut dilaporkan mengalami kerusakan di lambung kiri saat berlayar dari Pelabuhan Muna Barat, Sulawesi Tenggara
TRIBUNPAPUA.COM - Tim Search and Rescue (SAR) Bantaeng, Sulawesi Selatan, berhasil menyelamatkan dua anak buah kapal ( ABK) Kapal Motor M Ismail Jaya yang terombang-ambing selama 15 jam di lautan,
Saat ditemukan, kedua ABK, Safaruddin Lakis (35) dan Bayu Lakis (35), bertahan di tengah lautan menggunakan jeriken. Kondisi kedua ABK mengalami dehidrasi.
"Korban ini ditemukan sekitar pukul 17.00 Wita sempat terombang-ambing menggunakan jerigen. Waktu ditemukan jauh dari lokasi kapal tenggelam, kerena di bawa arus," kata Koordinator Basarnas Arman saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (11/7/2020).
Selain itu, kedua korban diduga terseret jauh dari lokasi kapal mereka yang karam di perairan Limpoge Sinjai, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Jumat (10/7/2020).
Arman menambahkan, selain mengevakuasi dua ABK tersebut, tim lainnya juga sedang melakukan penjemputan terhadap empat ABK lainnya dan kapten kapal.
Diduga lambung kapal bocor
Menurut Arman, pihaknya menerima laporan KM Ismail Jaya sekitar pukul 16.35 Wita, Jumat (10/7/2020).
Saat itu, kapal tersebut dilaporkan mengalami kerusakan di lambung kiri saat berlayar dari Pelabuhan Muna Barat, Sulawesi Tenggara dengan tujuan Kabupaten Jeneponto.
Kapal yang tengah mengangkut kayu itu pun karam sekitar 02.00 WITA.
"Informasi yang kami terima, kapal KLM Ismail Jaya mengalami kebocoran lambung kiri, tenggelam di Perairan Limpoge Sinjai sekitar pukul 02.00 WITA," kata Arman.
Setelah itu, tim SAR gabungan yang terdiri BPBD Bantaeng dan BPBD Sinjai, Syabandar Sinjai, serta Satpol Air, segera melakukan pencarian.
(Kompas.com/ Kontributor Bulukumba, Nurwahidah)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "15 Jam Mengapung di Lautan Pakai Jeriken, 2 ABK Diselamatkan Tim SAR, Ini Ceritanya"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/gabungan-tim-sar-mengevakuasi-empat-abk-dan-satu-kapten.jpg)