Banjir Terjang 10 Distrik di Kota Sorong, Update Korban Tewas Jadi 5 Orang

BPBD Kota Sorong menyebutkankorban tewas akibat banjir dan tanah longsor di kota itu meningkat menjadi 5 orang.

(Maichel KOMPAS. com)
Tim Basarnaa Sorong Evakuasi Korban Tewas banjir di Sorong 

TRIBUNPAPUA.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong menyebutkan, korban tewas akibat banjir dan tanah longsor di kota itu meningkat menjadi 5 orang.

Satu korban di antaranya tersengat arus listrik.

Bencana alam yang terjadi Kamis malam (15/7/2020) ini juga menyebabkan enam rumah rusak berat.

Kepala BPBD Kota Sorong, Herlin Sasabone mengatakan, pihaknya telah mendirikan tenda darurat sebagai tempat mengungsi.

Namun tidak ada warga yang mau mengungsi. Mereka memilih tinggal bersama keluarga

"BPBD Kota Sorong telah membuka posko pengaduan penanganan banjir dan tanah longsor yang berada di kantor wali kota Sorong," ujarnya.

Kasus Virus Corona Indonesia Lebih Banyak dari China, Epidemiolog: Sudah Diprediksi Sejak Lama

Herlin menjelaskan, pihaknya sudah menyalurkan bantuan makanan ke warga yang berdampak musibah banjir dan longsor sejak hari pertama kejadian.

Wali kota Sorong juga sudah menyerahkan bantuan untuk keluarga korban meninggal.

Sebelumnya, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, diterjang banjir pada Kamis malam. Sebanyak 4 warga dilaporkan meninggal dan 4 mengalami luka parah dan satu luka ringan.

Banjir menerjang 10 distrik di Kota Sorong. Salah satu bangunan yang terdampak banjir adalah Gedung Karantina Pasien Covid-19 di Kampung Salak, Kelurahan Rufei.

(Kompas.com/ Kontributor Sorong, Maichel)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Korban Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Sorong Naik Jadi 5 Orang"

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved