Breaking News:

Tak Hanya karena Hujan, Wali Kota Ungkap Dugaan Penyebab Banjir dan Longsor di Sorong Papua

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Kota Sorong, Papua, pada 15 Juli 2020 lalu, diduga tidak hanya karena hujan.

(Maichel KOMPAS. com)
Tim Basarnaa Sorong Evakuasi Korban Tewas banjir di Sorong 

TRIBUNPAPUA.COM - Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Kota Sorong, Papua, pada 15 Juli 2020 lalu, diduga tidak hanya intensitas hujan yang cukup tinggi.

Sebagian masyarakat mempertanyakan operasional pengelolaan galian C yang tersebar di Kota Sorong.

Sebab, warga menduga galian tambang tersebut ikut berdampak pada banjir dan tanah longsor yang memakan korban jiwa.

Wali Kota Sorong Lambert Jitmau mengatakan, selama 8 tahun menjabat sebagai Wali Kota, dia tidak pernah mengeluarkan izin pengelolaan tambang galian C.

"Bahkan hampir sebagian besar daerah pegunungan yang merupakan hutan lindung dirusak oleh para pengusaha galian C," kata Lambert saat ditemui di Kantor Wali Kota, Minggu (19/7/2020).

Menurut dia, izin galian C tersebut memang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Update Virus Corona di Papua dan Papua Barat 19 Juli 2020: Total Kasus Positif Capai 2.942

Lambert mengatakan, dia sebenarnya sudah meminta agar dilakukan studi kelayakan sebelum izin pertambangan dikeluarkan oleh pemerintah.

Namun, diduga pemberian izin tersebut tanpa syarat-syarat yang seharusnya dipenuhi.

"Puluhan tambang pasir galian C yang beroperasi di 10 distrik di Kota Sorong, diduga mendapat izin dari pihak-pihak tertentu, sehingga mereka seenaknya saja mengelola galian C tanpa memikirkan dampak lingkungan," ucap Lambert.

Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Sungai Provinsi Papua Barat Alexander Leda mengatakan, dari studi yang dilakukan, ditemukan ada sekitar 600 hektar lahan yang beralih fungsi dari tempat pemukiman warga menjadi lokasi galian C.

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved