Terkurung karena Pandemi Covid-19, Para Pemuda Kampung Yoboi Jayapura Buat Objek Wisata dan Viral

Kampung Yoboi menjadi objek wisata tidak lepas karena terkurungnya para pemuda di kampung tersebut karena pandemi Covid-19.

(KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)
Situasi di Kampung Yoboi, Distrik Sentani Kota, Kabupaten Jayapura, Papua, yang kini menjadi objek wisata karena keberadaan dermaga warna-warninya. selain itu, di kampung tersebut terdapat warung- warung yang menawarkan makanan tradisional Papua berupa Ouw dan Ulat Sagu, Jayapura, Papua, Sabtu (18/7/2020) 

TRIBUNPAPUA.COM - Di saat menurunnya ekonomi karena adanya pandemi Virus Corona baru atau Covid-19, ada sebuah kampung di Kabupaten Jayapura, Papua, yang justru tengah menggeliatkan sektor pariwisatanya.

Termpat tersebut adalah Kampung Yoboi yang kini dikenal dengan sebutan "kampung warna-warni".

Sebutan tersebut muncul karena kampung yang merupakan wilayah terapung dan berada di pinggiran Danau Sentani itu, memiliki dermaga yang berwarna-warni dan kemudian viral di media sosial.

Untuk menuju Kampung Yoboi, kita harus menyebrang menggunakan perahu kecil dari Dermaga Yahim dengan tarif Rp 5.000/kepala dan jarak tempuhnya hanya sekitar 10 menit.

Baru sekitar satu bulan Kampung Yoboi ramai dikunjungi wisatawan dan pada akhir pekan jumlah pengunjung bisa mencapai 600 orang.

Ternyata cerita di balik berubahnya Kampung Yoboi menjadi objek wisata tidak lepas karena terkurungnya para pemuda di kampung tersebut karena pandemi Covid-19.

Sita 3 Koli Atribut NRFPB di Pegunungan Bintang Papua, Polisi Selidiki Siapa Pengirim Paket

Billy Tokoro, warga Kampung Yoboi yang menjadi salah pencetus ide untuk mewarnai dermaga, mengungkapkan, ide membuat dermaga warna-warni justru karena Corona dan disambut baik oleh masyarakat.

"Kami berembuk dan 15 pemuda mengumpulkan dana sampai Rp 2 juta dan akhirnya mencat dermaga," kata Billy, saat ditemui di Kampung Yoboi, Sabtu (18/7/2020).

Setelah selesai dicat, Billy mengaku mengundang beberapa komunitas fotografi untuk mendokumentasikan dermaga yang telah berwarna-warni.

Namun, ia melarang mereka untuk mengunggah foto yang diambil ke media sosial.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved