Polisi Terus Lakukan Perkembangan Kasus Prostitusi, Hana Hanifah: Aku Tetap Kooperatif

Artis Ftv Hana Hanifah mengeluarkan sebuah klarifikasi lewat kanal YouTube miliknya pada Selasa (21/7/2020).

Capture YouTube Hana Hanifah
Artis Hana Hanifah dalam tayangan YouTube pribadinya, Hana Hanifah, Selasa (21/7/2020). Hana atau yang disebut dengan inisial HH memberikan keterangan terkait keterlibatannya dalam kasus prostitusi online. 

TRIBUNPAPUA.COM - Artis Ftv Hana Hanifah mengeluarkan sebuah klarifikasi lewat kanal YouTube miliknya pada Selasa (21/7/2020).

Klarifikasi itu ia keluarkan setelah hampir dua minggu seusai penangkapan dirinya di sebuah hotel mewah di Medan, Minggu (12/7/2020) atas dugaan kasus prostitusi online.

Lewat klarifikasinya, Hana memastikan bahwa dirinya akan terus mengikuti perkembangan kasus tersebut.

Lewat akun YouTube miliknya, pada Selasa (21/7/2020), Artis FTV Hana Hanifah memberikan klarifikasi atas kasus prostitusi online yang menyeretnya.
Lewat akun YouTube miliknya, pada Selasa (21/7/2020), Artis FTV Hana Hanifah memberikan klarifikasi atas kasus prostitusi online yang menyeretnya. (youtube Hana Hanifah)

Setelah Buat Klarifikasi Dirinya Digerebek di Hotel, Hana Hanifah: Cukup Senyum Denger Omongan orang

Seperti yang diketahui, status Hana pada kasus itu adalah sebagai saksi.

"Jadi apapun kelanjutannya atau perkembangannya, aku di sini tetap kooperatif," ucap Hana.

Di dalam klarifikasi itu, Hana juga membantah dirinya soal menerima transferan uang sebesar Rp 20 juta.

"Dan aku di sini mau klarifikasi lagi untuk nominal itu sebenarnya tidak ada," kata dia.

Kemudian di akhir klarifikasi, Hana menyampaikan permohonan maafnya atas kejadian yang terjadi.

"Dan sebelumnya aku mau minta maaf sama mamahku dan sama saudara-saudara aku, sama kerabat-kerabat aku," ujar Hana.

"Intinya aku mau minta maaf sama mamah karena sudah bikin mama kecewa."

"Cukup sekian klarifikasi Hana yang Hana ceritakan, terima kasih," sambungnya.

Kirim Polisi ke Jakarta

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko memastikan bahwa pihak kepolisian akan terus mengusut kasus prostitusi yang melibatkan artis Ftv Hana Hanifah.

Diketahui saat ini polrestabes Medan sudah mengirimkan personilnya ke Ibu Kota.

"Kita lagi pendalaman, anggota masih di Jakarta," jelas Kombes Pol Riko Sunarko, dikutip dari Tribun-Medan.com, Rabu (22/7/2020).

Riko menambahkan, dirinya juga telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk mengusut kasus prostitusi yang menyeret nama Hana Hanifah.

Simak video selengkapnya mulai menit ke-4.17:

Ditemukan Telanjang

Sebelumnya diberitakan, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko akhirnya membeberkan kronologi tertangkapnya artis FTV, HH di sebuah hotel mewah di Medan pada Minggu (12/7/2020).

Dari pengakuan HH, Kombes Pol Riko Sunarko menjelaskan bahwa dirinya yang menghubungi seorang muncikari di Jakarta.

Kesal dengan Komentar Pedas, Hana Hanifah Layangkan Ancaman: Tidak Akan Ada Kata Damai

"Yang bersangkutan pengakuan awalnya langsung berkomunikasi dengan temannya yang ada di Jakarta," tutur Riko seperti dikutip TribunWow.com dari Tribun Medan.

Kemudian muncikari itu menghubungi kaki tangannya di Medan untuk mencarikan klien yang mau menggunakan jasa HH.

Setelah perjanjian antara keduanya deal, lantas HH diterbangkan dari Jakarta menuju Medan.

"Kemudian rekannya yang ada di Jakarta, komunikasi dengan rekannya yang ada di Medan. Lalu yang bersangkutan dijemput di bandara," ujar Riko kepada awak media di Mapolrestabes Medan, Senin (13/7/2020).

Sesampainya di Medan, Hana langsung menuju hotel tempatnya bertemu dengan klien.

Sementara itu Personel Satreskrim Polrestabes Meda melakukan penggerebekan dan mengamankan H bersama kliennya berinisial R (35) pada Minggu sekitar 21.30 WIB.

Dalam pengakuan HH, ia memang langsung mengakui bahwa dirinya adalah seorang artis dan juga selebgram.

"Pada saat pemeriksaan tersebut dia mengakui bahwa adalah artis dari FTV kemudian selebgram dan model," jelas Riko.

Riko menjelaskan bahwa HH dan R diciduk polisi dalam keadaan telanjang.

"Jadi yang bersangkutan (HH) sedang tidak memakai busana, keduanya-duanya," tuturnya.

Pihaknya juga menemukan sejumlah alat bukti di antaranya satu kotak alat kontrasepsi.

"Yang kita amankan ada satu kotak alat kontrasepsi dan kemudian ada dua HP dan kartu ATM, uang tidak ada," sambung Riko.

Selain kedua orang itu, polisi juga mengamankan warga Medan, RR (30).

Riko menegaskan bahwa tiga orang itu masih berstastus sebagai saksi.

Beri Keterangan Berbeda dengan Kepolisian, Hana Hanifah Mengaku Baru Sekali Bertemu J

"Jadi hingga sore hari ini ada tiga orang saksi yang kita periksa, dan statusnya masih saksi," kata Riko.

RR rupanya kaki tangan germo yang diduga tinggal di Jakarta.

"Dia itu pesuruh atau kaki tangannya dari muncikari, selanjutnya kita akan kembangkan dan kita duga bos muncikari adalah orang Jakarta," jelas Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing.

Martuasah menjelaskan penetapan tersangka itu bergantung hasil perkara.

"Ketiganya sama-sama kita periksa dari tadi malam, terkait penetapan tersangka itu nanti yang pasti dini hari kepastiannya," ungkap dia.

Selain itu, HH dan kedua orang tersebut diperiksa dari malam hingga menjelang subuh.

"Jadi setelah penindakan pukul 23.30 WIB, kita melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan secara maraton sampai pagi menjelang subuh. Karena yang bersangkutan capek, kemudian istirahat, kemudian kita lanjutkan pemeriksaan," lanjutnya.

Di sisi lain Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan bahwa pihaknya belum berani melakukan penyidikan.

"Nanti kita akan tunggu gelar perkara dari Polrestabes Medan karena sebelum digelar kita belum berani melakukan langkah-langkah penyidikan," ungkapnya di Mapolrestabes Medan, Senin.

Ia menegaskan kasus ini akan dilanjutkan apabila Polrestabes Medan sudah yakin bahwa kasus ini ada unsur tindak pidana di dalamnya.

"Nanti kita tunggu hasil gelar perkara yang telah ditemukan Polrestabes Medan. Hal pertama yaitu, setelah digelar apakah penyidik merasa yakin bahwa telah terjadi tindak pidananya dan untuk penyidikan berikutnya," ujar Martuani.

"Sebagai Kapolda Sumut tidak akan mengintervensi jalannya penyidikan karena dalam hal ini bersifat independen," imbuhnya. 

(TribunWow.com/Anung/Gypti)

Sebagian artikel ini diolah dari tribun-medan.com dengan judul UPDATE Kasus Hana Hanifah, Kombes Pol Riko Sunarko Berangkatkan Anggotanya ke Jakarta

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved