Breaking News:

Istri Izinkan Suami Nikahi dan Hamili Anak Tiri, Minta Diberi Kerbau atau Sawah sebagai Syarat

Seorang pria bernisial SP, warga Desa Salu Balo, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menghamili anak tirinya.

Kompas.com/istimewa
Ilustrasi Pernikahan 

TRIBUNPAPUA.COM - Seorang pria bernisial SP, warga Desa Salu Balo, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menghamili anak tirinya.

Korban yang masih 16 tahun kini telah meelahirkan seeorang bayi.

Namun, ternyata aksi SP mendapat restu dari istrinya yang juga ibu korban, AR.

AR lah pihak menyarankan dan mengijinkan SP untuk melakukan poligami dengan sang putri.

SP menghamili anak tirinya, lantaran ada kesepakatan antara istri dan anak tirinya.

KBO Satreskrim Polres Mamasa, Ipda Drones Ma'dika menyebut ketiganya sepakat untuk melakukan poligami pada pertengahan 2019.

Istri Sarankan dan Setujui Suami Poligami dengan Anak Tiri yang Masih 16 Tahun demi Miliki Keturunan

"Pengakuan pelaku, istrinya pertama kali menyarankan agar suaminya menikahi anak tirinya jika ingin memiliki keturunan," ungkap Drones saat dikonfirmasi di Mapolres Mamasa, Senin (20/7/2020) siang.

"Berawal dari situ mereka sepakat dan anaknya juga tidak menolak," terang Drones.

Sesuai keterangan dari pelaku, poligami itu diperbolehkan dengan ketentuan pelaku harus memberikan warisan kepada istrinya sebagai syarat.

"Syaratnya itu, pelaku memberikan kerbau atau sawah kepada istrinya. Jadi syaratnya dipenuhi pelaku dengan memberikan sepetak sawah," bebernya.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved