Duduk Perkara Kasus Bullying di Bekasi yang Viral, Pelaku Mengaku Kesal Diejek Korban di Medsos

Video pelajar SMK yang mendapatkan perundungan atau dibully di Kabupaten Bekasi, viral di media sosial.

Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi korban bullying 

TRIBUNPAPUA.COM - Video pelajar SMK yang mendapatkan perundungan atau dibully di Kabupaten Bekasi, viral di media sosial.

Kasus tersebut menimpa seorang siswi kelas 11 SMK berinisial DS yang dipaksa mencium kaki terduga pelaku perundungan.

Apa motif di balik aksi perundungan tersebut?

Terduga pelaku bullying, NA, mengaku perbuatannya merundung korban yakni ejekan korban di media sosial.

Padahal, NA dan DS adalah teman sejak kecil.

"Teman sejak usia tiga tahun, tetanggaan hanya beda RT, temenan sudah lama, katanya permasalahannya si korban ngata-ngatain jadi si pelaku kesal," kata Komisoner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bekasi Wulan Mayasari.

Berangkat dari permasalahan itu, pelaku lalu mengajak seorang temannya berinisial S siswi kelas SMK untuk melabrak korban.

Beredar Video Bullying di Bekasi, Korban Dipaksa Cium Kaki Pelaku, Ditarik dari Motor lalu Ditendang

"Karena pelaku merasa kesal sehingga mengajak temannya untuk melabrak, jadi kejadian yang seperti di video, itu yang tidak boleh dicontoh kejadian seperti ini," terangnya.

KPAD dalam memandang kasus perundungan ini mendesak orangtua agar memperketat pengawasan anak.

Apalagi di masa pandemi seperti ini.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved