Malu Diperkosa Majikan di Malaysia, Wanita Ini Lemparkan Bayinya ke Sungai Ditemani sang Suami

Pasangan suami istri di Kabupaten Tulang Bawang ditangkap polisi setelah tega membuang bayi mereka ke sungai.

( KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA)
Pasutri di Tulang Bawang yang membuang bayi mereka ditangkap aparat kepolisian, Minggu (26/7/2020). Pasutri itu mengaku malu atas anak itu karena sang istri hamil karena diperkosa majikannya di Malaysia. (FOTO: Dok. Polres Tulang Bawang) 

TRIBUNPAPUA.COM - Pasangan suami istri di Kabupaten Tulang Bawang ditangkap polisi setelah tega membuang bayi mereka ke sungai.

Pasutri itu yakni SB (37, suami) dan SE (24, istri) warga Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji.

Keduanya ditangkap di rumah kontrakan mereka di Kampung Penawar Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Tulang Bawang pada Minggu (26/7/2020) siang kemarin.

Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang, AKP Sandy Galih Putra mengatakan, kasus itu bermula dari ditemukannya jasad bayi berjenis kelamin laki-laki pada Minggu (26/7/2020) pagi di Sungai Tulang Bawang.

“Bayi itu ditemukan di aliran sungai yang melewati Dusun Cakat, Kampung Menggala oleh nelayan setempat, sekitar 200 meter dari jembatan,” kata Sandy dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/7/2020).

Dari penyelidikan polisi, SB dan SE diketahui menjadi pelaku pembuangan bayi tersebut.

Tetangga Curiga Gelagat Pria yang Nyaris Tewas Gantung Diri, Ternyata Pelaku Bunuh Istri dan Anaknya

Berdasarkan pemeriksaan, kata Sandy, motif pembuangan itu dilatarbelakangi rasa malu karena mengandung dan melahirkan bayi malang tersebut.

Sandy menjelaskan, SE mengaku mengandung bayi tersebut setelah diperkosa oleh majikannya di Malaysia.

“SE ini pekerja migran di Malaysia. Dia mengaku diperkosa oleh majikannya hingga hamil,” kata Sandy.

Bayi dilempar dari atas jembatan

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved