Umur 14 Tahun, Remaja di Soekarno-Hatta Ini Pimpin Kelompok Begal Beranggotakan Orang Dewasa

Kelompok begal melakukan aksinya di Jalan Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada dini hari Rabu.

(KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO)
Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Adi Ferdian Saputra memegang cerurit barang bukti kejahatan pembegalan di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (27/7/2020) 

TRIBUNPAPUA.COM - Kelompok begal melakukan aksinya di Jalan Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada dini hari Rabu, (1/7/2020).

Kelompok tersebut mengancam korban dengan senjata tajam berupa cerurit dan pedang.

Sejumlah anggota kelompok itu kemudian ditangkap polisi. Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Adi Ferdian Saputra mengatakan, penangkapan bermula dari laporan korban berinisial MA yang ditodong kawanan begal itu saat pulang kerja dari Bandara Soekarno-Hatta.

"Korban dibegal di Jalan Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 02.15 WIB, 1 Juli lalu," kata Adi dalam konferensi pers di Polres Bandara Soekarno-Hatta, Senin (27/7/2020).

Atas kejadian tersebut, korban melapor dan ditindaklanjuti polisi. Polisi kemudian menangkap empat dari enam tersangka pelaku pembegalan itu, yaitu AS, B, R dan D. Dua tersangka lain masih diburu polisi.

Dua tersangka lainnya dan satu penadah barang hasil pembegalan masih dalam pengejaran polisi.

Setelah penangkapan tersebut, muncul beragam fakta unik terkait kasus pembegalan  tersebut.

Sebelum Dibunuh Suaminya, Ibu Titipkan Pesan Terakhir ke sang Anak: Pesan Ibu Jangan Nakal

Pemimpin begal berusia 14 tahun

Adi Ferdian Saputra mengatakan, otak di balik kasus pembegalan di Bandara Soekarno-Hatta baru berusia 14 tahun berinisial AS.

"Otak daripada pelaku ini tidak kami tampilkan karena yang bersangkutan masih di bawah umur, 14 tahun dan remaja yang putus sekolah," kata dia.

Halaman
123
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved