Breaking News:

Viral Ribut dengan Wakil Ketua KPK, Mumtaz Rais Sebut Berkah Politik: Unggul Dibanding Rais Lain

Ahmad Mumtaz Rais mengaku bersyukur atas hikmah insiden keributan dengan Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango.

(handout)
Spanduk Bupati Simalungun JR Saragih dan Ahmad Mumtaz Rais yang beredar, Selasa (14/11/2017) 

"Sepertinya Pak Amien kehilangan panggung, terjangkit gejala post power syndrome akut. Di kalangan internal sendiri kepemimpinannya telah ditolak, Bak pepatah menepuk air didulang terpercik muka sendiri," tambah Rio.

Kemudian, Rio menyinggung kembali sejumlah blunder yang pernah dibuat oleh anak-anak Amien Rais, mulai dari Hanum Rais hingga terakhir Mumtaz Rais.

Nawawi Pamolango Buka Suara soal Perselisihan dengan Mumtaz Rais, Sebut Urusan Belum Selesai

“Karma politik itu nyata. Saya justru kasihan pada Pak Amien dan keluarganya. Lihat saja perilaku Hanum Rais yang bikin heboh karena manipulasi tipuan maut Ratna Sarumpaet," katanya.

"Lalu Hanafi Rais tersingkir dari panggung politik karena kesombongan sikap dalam politik, dan kini Mumtaz Rais diadukan ke polisi akibat perilaku yang tidak terpuji dan membahayakan keselamatan penerbangan," tambah Rio.

Rio menyarankan kepada mantan calon presiden itu agar bisa menjalankan tugasnya sebagai seorang ayah.

“Stop hujat kepemimpinan Pak Jokowi. Sebaiknya Pak Amien kembali pada khittohnya menjalankan tugas seorang ayah," kata Rio.

"Apapun tanggung jawab etis atas pendidikan dan karakter anak-anak tidak bisa dilepaskan dari orang tuanya. Apa yang terjadi dengan Mumtaz Raiz sesungguhnya adalah peringatan dari Allah," lanjut Rio.

Sebelumnya diberitakan, keributan itu terjadi di saat mereka tengah berada dalam rute pesawat yang sama dalam pesat Garuda Indonesia, GS 643 rute Gorontalo - Makassar- Jakarta pada Rabu (12/8/2020).

Dikutip TribunWow.com dari Warta Kota pada Jumat (14/8/2020), Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra lantas menjelaskan kronologinya.

Mulanya, Mumtaz Rais kedapatan menggunakan handphone ketika pesawat tengah boarding dari Gorontalo.

Hal itu juga terjadi ketika pesawat sedang melakukan refueling saat transit di Makassar.

Menanggapi itu, kru kabin lantas memperingatkan Mumtaz.

Namun, Mumtaz tampaknya tak menggubris peringatan tersebut hingga sampai ditegur untuk ketiga kalinya.

Pada kali ketiga itu, Mumtaz justru membentak-bentak kru kabin.

Nawawi yang ada dalam satu pesawat langsung ikut menegur Politisi PAN tersebut.

Ia meminta agar Mumtaz mematuhi aturan dan jangan memarahi petugas.

Akan tetapi, anak dari Tokoh Reformasi itu justru marah-marah pada Nawawi.

Irfan mengatakan bahwa kasus ini akan dilanjutkan secara hukum berdasar dari laporan Nawawi.

"Kami akan menghormati proses hukum yang berjalan termasuk secara kooperatif akan memberi informasi lebih lanjut bilamana dibutuhkan," kata Irfan.

(TribunWow.com/Brigitta Winasis/Anung)

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved