Breaking News:

Unggah Foto Sejumlah Uang, Fahri Hamzah Pamerkan Honor Jadi Pembicara di ILC: Terasa Sekali

Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah mengungkap jumlah honornya menjadi pembicara di Indonesia Lawyers Club pada Selasa (18/8/2020).

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Fahri Hamzah 

TRIBUNPAPUA.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah mengungkap jumlah honornya menjadi pembicara di Indonesia Lawyers Club pada Selasa (18/8/2020).

Dalam acara tersebut, dengan tegas Fahri Hamzah mengkritik soal feodalisme di dalam pemerintahan.

Mulanya, Fahri Hamzah menjelaskan bahwa dirinya sebenarnya selama ini adalah seorang pengkritik.

Ia tidak hanya mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saja, namun juga pemerintah sebelumnya.

"Saya ini pengkritik semua pemerintah, saya mengritik Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) dua periode, mengritik Pak Jokowi juga tapi kalau kita tahu apa sih sebenarnya itu," jelas Fahri.

Reaksi Fahri Hamzah Dapat Bintang Tanda Jasa dari Jokowi: Ini Bukan Berarti Saya Berhenti Mengkritik

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Wapres Ma'ruf Amin, beserta mantan Pimpinan DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon, di Istana Negara, Kamis (13/8/2020).
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Wapres Ma'ruf Amin, beserta mantan Pimpinan DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon, di Istana Negara, Kamis (13/8/2020). (YouTube Sekretariat Presiden)

Fahri mengatakan bahwa sistem feodalisme oleh orang-orang yang berkuasa itu membuat suatu bangsa tidak berjalan dengan baik.

"Memang feodalisme di negara kita itu dahsyat sekali kalau orang sudah memiliki banyak uang, banyak kekuasaan, itu yang menggrogoti di sekitarnya, membuatnya tidak rasional," ungkapnya.

Lalu ia menyinggung bagaimana orang yang berkuasa menggunakan sejumlah simbol-simbol dalam penampilannya yang membuat dirinya tampak makin besar.

"Kan kekuasaan seperti itu, membangun mitos kebesarannya maka dia pakai mahkota, baju kebesaran, kegagahan supaya orang takut, supaya orang menjaga jarak," kata dia.

Lalu, Mantan Wakil Ketua DPR ini menyinggung bahwa sebenarnya Jokowi sudah berusaha untuk melepas simbol-simbol kebesaran tersebut.

"Dan itu masih terjadi, saya tidak mau menilai misalnya Pak Jokowi kan pengen mencopot ornamen itu karena dalam dua kali ini tarungnya dengan Pak Prabowo yang sekarang sudah dalam pemerintahan."

"Dia coba copot itu bintang-bintang dia pakai baju putih, dia coba pakai celana jeans dia pakai sepatu sneakers, dia coba sederhana penampilan," singgung Fahri.

Beberkan Isi Percakapan dengan Jokowi di Istana, Fadli Zon: Diajak Bicara Secara Dadakan

Meski demikian, Fahri menilai feodalisme tidak bisa begitu saja pada pemerintahan saat ini.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved