Breaking News:

Perang Antarsuku Terjadi di Jayawijaya Papua, Kapolres Tolak Permintaan Kedua Pihak: Perang 3 Hari

Sebanyak dua kelompok massa yang bentrok di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, masih berusaha saling serang.

(Dok Penerangan Kodim 1702/Jayawijaya)
Kondisi Kampung Meagama, Distrik Hubikosi, dimana terdapat 10 honai terbakar akibat bentrok antar dua massa, Jayawijaya, Papua, Rabu (19/8/2020) 

Namun, aksi mereka digagalkan aparat keamanan.

"Hari ini ada pergerakan dari kedua kelompok, mereka sudah dekat sekitar 500 meter, tapi kami berhasil monitor dan imbau mereka untuk kembali ke kampungnya masing-masing," kata Dominggus.

Dominggus meminta para pemangku kepentingan di Jayawijaya dan kampung sekitar turun tangan untuk mendamaikan kedua kelompok.

Sehingga polisi bisa mengusut kasus pembunuhan yang menjadi pemicu bentrokan kelompok itu.

Curiga Dengar Suara dari Semak-semak, Petugas Pergoki Sepasang Remaja yang Berbuat Mesum

Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw memastikan dua kasus pembunuhan yang terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, pada Selasa (18/8/2020) saling berkaitan.

Pembunuhan yang terjadi di dua tempat berbeda itu menewaskan Ismail Elopere (40) dan Yarius Elopere (25).

Kasus pembunuhan itu menyebabkan dua kelompok warga saling serang di Kampung Meagama, Distrik Hubikosi, tepatnya di lokasi pembunuhan korban Ismail Elopere (40), yang merupakan kepala Kampung Meagama.

"Pada hari ini (19/8/2020) ada kejadian saling serang antara warga. Akibatnya sampai sore ini ada 10 honai terbakar dan tidak ada korban jiwa," kata Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw di Jayapura, Rabu (19/8/2020).

(Kompas.com/ Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Kelompok Warga yang Bentrok di Wamena Minta Waktu 3 Hari untuk Perang Suku"

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved