Breaking News:

Virus Corona di Papua

Kasus Corona di Sorong Capai 331, Pemkot Siapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Pemerintah Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, akan mengeluarkan peraturan Wali Kota terkait sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi Virus Corona Covid-19 

TRIBUNPAPUA.COM - Pemerintah Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, akan mengeluarkan peraturan Wali Kota terkait sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan.

Hal ini dilakukan karena tingkat kesadaran warga dinilai masih kurang terhadap pencegahan Covid-19.

Warga dinilai masih belum disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. 

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong Ruddy Laku mengatakan, telah terjadi transmisi lokal di Kota Sorong.

"Masyarakat diimbau agar selalu menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan," tutur Ruddy Laku saat menyampaikan keterangan pers di Kantor Wali Kota Sorong, Sabtu (22/8/2020).

Gara-gara Pejabat di Maluku Berjoget, Ibu di Pasar Ambon Tak Mau Bermasker: Kan Corona Sudah Selesai

Ruddy mengumumkan penambahan 4 kasus Covid-19 di Kota Sorong.

Dengan demikian, jumlah kasus di Sorong saat ini mencapai 331 kasus.

Sementara itu, jumlah pasien dalam pengawasan dan penanganan di karantina sebanyak 27 orang.

Kemudian suspect Covid-19 sebanyak 410 orang.

"Yang sudah menjalani karantina ada 14 orang," kata Ruddy.

(Kompas.com/Kontributor Sorong, Maichel)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pemkot Sorong Siapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved