Breaking News:

Megawati Heran Banyak Orang Tak Suka Pemerintahan Sekarang: Kok Bisa-bisanya Minta Pak Jokowi Mundur

Megawati heran dengan mereka yang tidak suka dengan pemerintahan Joko Widodo dan meminta Jokowi mundur dari Presiden.

(Dokumen PDIP)
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato saat pengumuman pasangan calon kepala daerah di kantor PDIP, Menteng, Jakarta, Rabu (19/2/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri cukup heran dengan mereka yang tidak suka dengan pemerintahan Joko Widodo dan meminta Jokowi mundur dari Presiden.

Pasalnya, jabatan Kepala Negara saat ini dipilih oleh rakyat melalui proses pemilu langsung, bukan lagi melalui MPR RI seperti sebelum era Reformasi.

"Banyak orang tidak suka dengan pemerintahan sekarang. Padahal pemerintahan ini pilkada -nya (pemilu) langsung, bukannya (seperti) dulu oleh MPR. Tolong diingat," ujar Megawati dalam acara pengumuman pasangan calon pada Pilkada 2020, Jumat (28/8/2020).

"Lah kok bisa-bisanya minta Pak Jokowi mundur," lanjut dia.

Presiden ke-5 RI itu tidak merujuk pernyataannya kepada tokoh tertentu.

Sindir Kader yang Marah Tak Diberi Rekomendasi Maju Pilkada 2020, Megawati: Ngamuk, Terus Saya Pecat

Megawati pun mengingatkan kepada seluruh kader bahwa Jokowi adalah kader yang diusung penuh oleh PDIP dengan modal jumlah kursi di parlemen.

Oleh sebab itu, para kader sedianya mengawal pemerintahan Jokowi hingga habis masa jabatan.

"Dia Presiden kita. Kebetulan orang PDIP, dari awal kita usung dia (Jokowi). Ada pengusung, ada pendukung. Kadang sering dibaurkan, padahal salah. Kita pengusung. Pendukung ya bisa dilihat yang lain," ujar Megawati.

Sementara itu, kepada para pasangan bakal calon kepala daerah yang telah diusung PDIP, Megawati berpesan agar bertanggung jawab meneruskan aspirasi rakyat melalui program kerja.

Megawati memberikan kepercayaan penuh kepada bakal calon kepala daerah yang telah diberikan surat rekomendasi di wilayah pilkada masing-masing.

Ditanya Refly Harun, Ganjar Pranowo Tegas Pilih Megawati daripada Jokowi: Karena Saya Kader Partai

Jangan sampai bakal calon kepala daerah dari PDI-P tidak mementingkan kepentingan pribadi di atas kepentingan golongan.

"Kalian dipilih rakyat, lalu hanya keasyikan sebagian pribadi, saya bupati ini, wali kota ini, tidak jelas programnya apa, nyuruh sana sini. Seluruh program itu harusnya diberikan ke rakyat," lanjut Megawati.

(Kompas.com/Haryanti Puspa Sari)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Megawati: Kok Bisa-bisanya Minta Pak Jokowi Mundur...

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved