Breaking News:

Sebelum Bunuh Diri di Toilet, Eks Kepala BPN Denpasar Minta Pengacaranya Ambilkan Benda Ini

Eks Kepala Badan Pertahanan Nasional (BPN) Denpasar berinisial TN (53) sempat meminta tolong pengacaranya sebelum ditemukan tewas.

(KOMPAS.com/Firda Zaimmatul Mufarikha)
Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin (tengah) saat ditemui di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Eks Kepala Badan Pertahanan Nasional (BPN) Denpasar berinisial TN (53) sempat meminta tolong pengacaranya sebelum ditemukan tewas.

Sebelumnya, Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin membeberkan kronologi tewasnya tersangka berinisial TN (53) karena bunuh diri di toilet Kantor Kejaksaan Tinggi Bali, Senin (31/8/2020).

Diketahui TN tersebut merupakan tersangka kasus dugaan gratifikasi kepada penyelenggara negara pada Kantor Pertanahan Kota Denpasar dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Burhanuddin menuturkan, awalnya TN datang bersama pengacaranya sekitar pukul 10.00 WITA ke kantor Kejati Bali.

TN hadir memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasusnya.

"Diterima oleh Jaksa Penyidik Anang Suhartono beserta tim penyidik dan kemudian dilakukan pemeriksaan lanjutan terhadap tersangka (TN)," kata Burhanudddin melalui keterangan tertulis, Senin malam.

TNI yang Terlibat Perusakan Polsek Ciracas Dipecat, Mahfud MD: Memang Itu yang Harus Dilakukan

Setelah pemeriksaan selesai, penyidik memutuskan untuk menahan TN dengan mempertimbangkan syarat objektif dan subjektif.

Lalu, pada pukul 12.00 WITA, TN meminta izin kepada penyidik untuk shalat.

Namun, TN dikatakan tidak kunjung kembali ke kantor Kejati Bali.

Para penyidik juga tidak menemukan TN di mushala terdekat. Penyidik sepakat untuk menangkap TN dan menyiapkan keperluan administrasinya.

Halaman
123
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved