Breaking News:

Terus Paksa Polisi Ungkap Kronologi Adik Iparnya Tewas, Edo Konologit: Ada Indikasi CCTV Diedit

Politisi PDIP, Edo Kondologit terus memaksa agar polisi mengungkap penyebab sebenarnya terkait kematian adik iparnya

Tangkapan layar via Kompas.com
Viral di media sosial penyanyi sekaligus politisi PDIP Edo Kondologit marah-marah di kantor polisi. Dari caption video yang diunggah akun Facebook Bob Priyo Husodo, Edo disebut marah karena adik iparnya tewas dengan luka penganiayaan di kantor polisi. 

Edo yang mengklaim dirinya memiliki informasi terkait kematian GKR mengatakan bahwa sang adik ipar telah dipukuli polisi.

"Begini, dia tiba di Polres itu dalam keadaan sehat. Dia ditaruh di lorong. Saya punya informasi yang sangat akurat, saya akan ceritakan ke Propram."

Di Tengah Pandemi Covid-19, Jokowi Ungkap Hanya Papua dan Papua Barat yang Ekonominya Tumbuh

"(GKR) ditaruh di lorong dan digebuki di sana oleh dua orang. Oleh mereka di sana, polisi di situ gebuki dia," jelasnya.

Sehingga, Edo menuntut agar polisi membongkar rekaman CCTV saat kejadian.

Ia menduga CCTV telah diedit untuk memalsukan kematian GKR.

"Buka CCTV kejadian waktu itu. Buka itu, jangan diedit-edit nanti CCTV-nya. Karena ada indikasi CCTV diedit."

"Jangan tipu-tipu lagi, saya marah. Menurut saya ini Kapolres mau mencoba mengalihkan-mengalihkan" ujarnya.

Edo menekankan pada polisi agar bersikap terbuka.

Terkait adik iparnya dianiaya oleh tahanan lain, Edo yakin GKR juga disiksa polisi sebelumnya.

"Tolong, jangan tipu-tipu, saya marah"

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved