Breaking News:

Seorang Sipir Penjara Ketahuan Berhubungan Seks dengan Napi Pelaku Pemerkosaan, Ini Hukumannya

Seorang sipir penjara di Inggris ditangkap karena terpergok berhubungan seks dengan pelaku pemerkosaan.

(Daily Mirror)
Dimeck Amoura, pelaku pemerkosaan yang dipenjara pada 2012. Dia disebutkan tertangkap basah berhubungan seks dengan sipir penjara. 

TRIBUNPAPUA.COM - Seorang sipir penjara di Inggris ditangkap karena terpergok berhubungan seks dengan pelaku pemerkosaan.

Polisi menuturkan, mereka datang merespons laporan adanya "perilaku tak bertanggung jawab dilakukan oleh staf penjara di HMP Pentonville", utara London.

Sipir penjara perempuan itu kemudian ditahan, atas tuduhan telah melakukan perbuatan yang tidak bertanggung jawab di tempat kerja.

Berdasarkan media Inggris The Sun, seorang kolega mengungkapkan bahwa dia melihat si penjaga bersama pelaku pemerkosaan, Dimeck Amoura.

"Mereka sebenarnya tertangkap basah tengah berhubungan seks dan saling 'berimpitan'," jelas sumber itu dikutip Daily Mirror Senin (7/9/2020).

2 Tentara Myanmar Ini Mengaku Melakukan Pembantaian Rohingya 2017 dan Menguburkan Massal Korban

Juru bicara Kepolisian Metropolitan menerangkan, mereka datang sekitar pukul 03.24 waktu setempat pada Minggu (30/8/2020) menyikapi laporan tersebut.

"Petugas kami datang dan langsung menahan perempuan berusia 26 tahun atas dugaan melakukan perbuatan tercela saat bekerja," jelas polisi.

Sipir yang tidak disebutkan identitasnya itu kemudian dilepaskan setelah menjalani interogasi, dengan detektif tengah menyelidiki kasusnya.

Lebih lanjut, penjara HMP Pentonville menyebutkan si penjaga itu kemudian mendapat hukuman sembari polisi merampungkan penyelidikannya.

Amoura, seorang pria 27 tahun, dipenjara pada 2012 setelah memperkosa arsitek magang saat sedang berjalan di Nunhead, tenggara ibu kota.

(Kompas.com/ Ardi Priyatno Utomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berhubungan Seks dengan Pelaku Pemerkosaan, Sipir Penjara Ditangkap"

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved