Breaking News:

SMS Notifikasi terkait Subsidi Gaji, BPJS Ketenagakerjaan: Penerima Kami Imbau Segera Konfirmasi

BPJS Ketenagakerjaan membenarkan bahwa pihaknya telah mengirimkan SMS kepada ratusan ribu pekerja terkait notifikasi bantuan subsidi gaji.

BPJS KETENAGAKERJAAN
Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan. 

TRIBUNPAPUA.COM - BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) membenarkan bahwa pihaknya telah mengirimkan SMS kepada ratusan ribu pekerja terkait notifikasi bantuan subsidi gaji atauupah.

Dalam pesan tersebut, peserta diminta untuk melakukan registrasi data.

"Kemarin kita mengirimkan SMS blasting bantuan subsidi gaji, jadi SMS ini benar dikirimkan oleh BP Jamsostek. Ini adalah notifikasi BSU, pesan pemberitahuan berupa link yang unik secara personal untuk pelaporan data  tenaga kerja yang berhak menerima bantuan subsidi upah," terang Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan  Agus Susanto, Selasa (8/9/2020).

Dia pun menjelaskan, SMS tersebut dikirimkan kepada tenaga kerja yang dinonaktifkan setelah tanggal 30 Juni.

Sehingga peserta yang pada periode 1 Juli hingga September sudah mengundurkan diri atau dinonaktifkan kepesertaannya dari BPJS Ketenagakerjaan masih berhak mendapatkan bantuan subsidi ini.

Kata Menaker soal Jadwal Pencairan Subsidi Gaji Rp 600.000 Tahap 3

Selanjutnya, SMS ini juga dikirimkan kepada tenaga kerja dengan NIK valid dan nomor ponsel aktif juga tenaga kerja yang belum mengikuti program pra kerja.

"Atas kondisi tersebutlah BPJS Ketenagakerjaan berinisiatif mengirimkan kabar gembira tersebut kepada pekerja yang sudah keluar atau non aktif dari BPJS bahwa mereka masih berhak mendapatkan bantuan subsidi gaji, sehingga kita kirimkan SMS tersebut," terang Agus.

Nantinya, setelah mendapatkan SMS, pihak yang bersangkutan diminta untuk melakukan konfirmasi.

Menurut Agus, link yang dicantumkan untuk registrasi pun unik, berbeda satu sama lain, penerima hanya perlu mengklik link yang diberikan, kemudian memasukkan password berupa NIK, sehingga hal ini hanya bisa diakses oleh pihak yang menerima dan merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Setelah proses tersebut dilakukan, akan muncul data dan kemudian calon penerima akan ditanyakan tentang kebenaran nomor rekening yang terdaftar. Bila nomor rekening belum tercantum, penerima pesan tinggal memasukkannya.

Tak Sesuai dengan Kriteria Permenaker, Sebanyak 1,6 Juta Pekerja Gagal Dapat Subsidi Gaji

Adapun, hingga Selasa (8/9/2020) sore, Agus mengatakan sudah ada 130.956 orang yang sudah mengkonfirmasi atau 32% dari 398.126 pesan yang sudah berhasil terkirim.

"Kami juga menghimbau penerima SMS kami untuk segera melakukan konfirmasi agar bisa segera kita proses pembayaran atau transfer bantuan subsidi gaji tersebut," jelas Agus.

Lebih lanjut, BPJS Ketenagakerjaan pun meminta agar setiap orang yang menerima pesan terkait bantuan subsidi gaji berhati-hati dan memastikan pengirim pesan tersebut adalah BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek).

Hal ini untuk mencegah pihak-pihak yang ingin mendapatkan keuntungan dari kondisi saat ini.

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Strategi BPJS Ketenagakerjaan maksimalkan penyaluran subsidi upah bagi pekerja

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved