Breaking News:

Bentrok Antar-Kampung di Jayapura, Dipicu Perebutan Batas Wilayah Adat hingga 7 Orang Terluka

Bentrok antar-kampung yang dipicu oleh perebutan batas wilayah adat terjadi di Holtekam, Kota Jayapura, Papua, Kamis (10/9/2020).

Tribunnews.com/ Igman Ibrahim
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw di Gedung IASTH, Kampus UI Salemba, Jakarta, Selasa (12/11/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Bentrok antar-kampung yang dipicu oleh perebutan batas wilayah adat terjadi di Holtekam, Kota Jayapura, Papua, Kamis (10/9/2020).

Sejak siang hari, massa dari Kampung Nafri bentrok dengan massa dari Kampung Enggros di dekat Jembatan Youtefa dan menyebabkan akses jalan tersebut tidak bisa dilalui warga.

Pada petang hari, terlihat ada satu gubuk terbakar dan massa dari kedua kampung masih berjaga-jaga dengan membawa senjata tajam.

Hanya sekatan dari aparat keamanan yang menghalangi kedua kelompok massa.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw yang langsung menemui para tokoh adat, mengonfirmasi bila akibat bentrokan tersebut mengakibatkan tujuh orang dari kedua kampung mengalami luka-luka.

Viral Cabup Merauke Beri Uang Rp 1 Miliar ke PKS, Bantah Mahar Politik: Untuk Persiapan Kampanye

"Informasi (korban luka) empat (warga Kampung Enggros) dan tiga (kampung Nafri)," ujar Paulus.

Pertikaian antar-kedua kampung tersebut, terang Paulus, berawal dengan adanya pergeseran patok batas wilayah adat.

Akibatnya, terjadi adu argumen antar-warga yang memicu bentrok sejak pukul 14.00 WIT.

Paulus menuturkan, pertikiaian mengenai batas wilayah adat di Papua sangat rumit dan hanya bisa diselesaikan oleh jalur adat.

"Masalah ini biasanya kami akan selesaikan di para-para adat, nanti kami akan coba mediasi antara kedua pihak yang bertikai, kami akan undang para kepala suku, ondoafi, ketua LMA dan juga dari pihak pemerintah daerah agar bisa di selesaikan dengan baik," kata dia.

Dua BUMN di Timika Papua Jadi Kluster Penularan Corona, Gugus Tugas: Sampai Menular ke Keluarga

Setelah dilakukan mediasi, akhirnya massa setuju untuk membuka akses jalan pada malam hari.

Namun, mereka masih berada di lokasi kejadian untuk menunggu kabar dari kerabat mereka yang mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit.

(Kompas.com/Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bentrok Antar-kampung di Papua, Akses Jembatan Youtefa Tertutup, 7 Orang Terluka

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved