Breaking News:

Ingin Akhiri Perang dengan Korut, Presiden Korsel: Waktunya Sudah Tiba untuk Menghapus Tragedi

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in menyatakan, dia ingin mengakhiri perang dengan Korea Utara demi membangun dialog.

AFP/Korea Summit Press Pool
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri), dan Presiden Korea Selatan Moon Jae In ketika melintasi garis pembatas militer dan kemudian menuju ke Rumah Perdamaian, lokasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Antar-Korea di Panmunjom, Jumat (27/4/2018). 

"Saya yakin semuanya dimulai dari pengumuman berakhirnya perang, sebuah langkah yang akan memastikan komitmen damai," paparnya.

70 Persen Rakyat Korut Ternyata Nonton Drakor, Kim Jong Un Geram dan Akan Beri Hukuman Berat

Para pakar sebenarnya sudah menyoroti seberapa efektif pengumuman tersebut bisa memberikan dampak kepada upaya menurunkan tensi di sana.

Apalagi, mantan Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton sudah menyatakan rezim Kim Jong Un tidak peduli dengan kesepakatan itu.

"Korea Utara sudah memberi tahu kami bahwa mereka tidak peduli. Dalam pandangan mereka itu hanya keinginan Moon saja," jelas Bolton dalam bukunya.

Adapun Perang Korea dimulai ketika kakek Kim Jong Un, Kim Il Sung, melancarkan serangan mendadak ke orang Selatan yang didukung Washington.

Dilaporkan National Geographic, sebanyak 250.000 tentara Korut dan 46.000 serdadu Korea. begitu juga dengan 40.000 prajurit AS tewas.

(Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Presiden Korea Selatan Ingin Akhiri Perang dengan Korea Utara

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved