Breaking News:

Dua Buruh Bangunan Diduga Dianiaya Polisi saat Pembubaran Aksi Demo: Saya Jatuh Lalu Dikeroyok

Dua buruh bangunan di kota Kendari, yakni La Duma (29) dan La Iwan (29) diduga menjadi korban kekerasan polisi saat aksi mahasiswa

(KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI)
Dua buruh bangunan yakni La Iwan dan La Duma menjadi korban kekerasan polisi saat pembubaran demo mahasiswa di sekitar Mapolda Sultra 

“Karena tulang ekornya sakit, kakakku tak bisa berdiri lagi, tidak bisa kerja. Akhirnya sampai sekarang tidak kita tahu bagaimana kondisi tulang ekornya karena tidak punya uang ke dokter atau puskemas," terangnya.

Sosok Diplomat Muda Silvany Austin Pasaribu yang Jawab Kritik Vanuatu soal Papua di Sidang Umum PBB

"Motor juga minta diganti kerusakannya,” ujar dia.

Dalam peristiwa itu, tak hanya dua buruh bangunan yang diamankan di Mapolda Sultra, ada 17 mahasiswa yang juga digiring ke Polda Sultra.

Mereka dibebaskan setelah pihak kampus UHO dan keluarga melakukan negosiasi dengan pihak Polda Sultra.

Sementara itu, pihak Polda Sultra yang dikonfirmasi KOMPAS.com terkait aksi kekerasan yang dialami dua buruh bangunan belum memberikan tanggapan terkait hal itu. 

(Kompas.com/ Kontributor Kendari, Kiki Andi Pati)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dua Buruh Bangunan Mengaku Dianiaya Polisi Saat Pembubaran Aksi Mahasiswa di Kendari"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved